Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Talaud, Maluku Utara, pada Selasa (7/7) sore. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Gempa terjadi pada pukul 14.16 WIB. BMKG kemudian melakukan update parameter menjadi magnitudo 5,5 dengan kedalaman 40 kilometer.

>>> Bitcoin Butuh Triliunan Dolar untuk Pasar Bull Berikutnya, Permintaan ETF Mulai Pudar

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan episenter gempa berada di koordinat 3.21° LU; 127.47° BT.

Lokasinya di laut, sekitar 107 kilometer arah barat laut Pulau Doi.

Getaran gempa dirasakan di sejumlah daerah.

Di Naha, gempa terasa dengan skala intensitas II-III MMI, yaitu getaran nyata dalam rumah seperti ada truk berlalu.

>>> 61 Penumpang Kabur Usai Check-in Penerbangan ke Malaysia

Sementara di Tobelo, getaran mencapai skala II MMI yang dirasakan beberapa orang dan membuat benda ringan bergoyang.

Hingga pukul 14.30 WIB, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan. "Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)," kata Wijayanto.

Berdasarkan lokasi dan kedalaman hiposentrum, gempa ini termasuk jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku.

>>> Prabowo Ingin QRIS Segera Bisa Dipakai di India

Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust fault).