Dua orangtua di South Carolina, Amerika Serikat, didakwa melakukan pembunuhan terhadap anak kandung mereka sendiri. Javeayah Harris, bocah perempuan berusia empat tahun, dilaporkan hilang pada 30 Juni 2026.

Namun, penyelidikan mengungkap bahwa Javeayah sudah meninggal setidaknya sebulan sebelum laporan tersebut dibuat. Ibu korban, Michilae Herring, dan ayahnya, Johmarea Harris, kini menghadapi tuduhan pembunuhan akibat penganiayaan anak.

>>> Dodgers Hadapi Rockies di Pembuka Seri Divisional

Laporan Palsu dan Pengakuan

Menurut Kantor Sheriff Aiken County, Herring awalnya membuat panggilan 911 palsu dengan mengaku anaknya hilang saat bermain di luar.

Hal ini memicu pencarian besar-besaran yang melibatkan banyak agen.

Sheriff Marty Sawyer mengatakan bahwa semua sumber daya dikerahkan untuk menemukan Javeayah. Namun, penyelidik segera menyadari bahwa laporan tersebut direkayasa untuk menutupi penganiayaan fisik.

Keduanya ditangkap pada 4 Juli 2026.

>>> Kevin Gausman Kembali ke Oracle Park Bawa Blue Jays Hadapi Giants

Surat perintah penangkapan menyebutkan bahwa kedua orangtua mengaku gagal memberikan perawatan medis setelah Herring menyerang anaknya secara fisik antara 1 Mei dan 15 Juni.

Dampak pada Komunitas

Herring juga menghadapi tuduhan tambahan membuat laporan polisi palsu, yang dapat menambah hukuman lima tahun penjara. Tuduhan pembunuhan utama diancam hukuman 20 tahun hingga seumur hidup.

Seorang hakim menolak jaminan bagi kedua tersangka. Sidang pertama mereka dijadwalkan pada 18 September 2026.

Sementara itu, warga Aiken mengadakan acara doa bersama untuk mengenang Javeayah. Banyak yang menyatakan duka dan pentingnya solidaritas di tengah tragedi ini.

>>> Ben Rice Cetak Home Run ke-25, Bantu Yankees Kalahkan Rays

Operasi pencarian jasad korban terus berlanjut di Debutary Creek, Fairfield County, dengan bantuan tim dari SLED dan Departemen Sumber Daya Alam Carolina Selatan.