Isu keretakan melanda hubungan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Erwin. Erwin secara mengejutkan mengaku tidak pernah dilibatkan dalam urusan pemerintahan oleh Farhan.

Pengakuan itu disampaikan Erwin setelah praperadilan terkait SP3 kasus korupsinya ditolak pengadilan. Saat ditanya soal penanganan kekeringan, ia justru mengungkap kondisi hubungan kerjanya dengan Farhan.

>>> Prediksi Susunan Pemain Argentina vs Mesir: Messi Vs Salah di 16 Besar Piala Dunia 2026

"Saya terus terang saja, saya selama ini tidak pernah diajak ya oleh wali kota.

Dari mulai pergeseran anggaran, anggaran perubahan, APBD, program kerja, rotasi-mutasi, saya belum pernah diajak," kata Erwin di Balai Kota Bandung, Senin (6/7).

Meski demikian, Erwin berharap hubungan kerja bisa kembali normal setelah urusan hukumnya selesai. Ia menegaskan siap kembali menjalankan tugas sebagai wakil wali kota.

Respons Farhan dan Pertemuan Bersama

Menanggapi pernyataan Erwin, Farhan menyatakan akan segera berkomunikasi langsung. "Nanti saya ngobrol sama Pak Erwin.

>>> Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Divisi Xbox Dirombak Besar-besaran

Iya, nanti saya akan komunikasi dengan Pak Erwin," kata Farhan, Selasa (7/7).

Farhan meluruskan anggapan bahwa Erwin terisolasi. Menurutnya, Erwin masih menjalankan fungsi kedinasan dan menghadiri agenda resmi.

"Beliau masih bertemu dengan dinas, masih diundang ke acara-acara," ungkap Farhan.

Soal pembagian tugas, Farhan menjelaskan hal itu sesuai regulasi. Ia menyebut porsi tugas saat ini tidak sepadat sebelumnya karena sistem sudah berjalan mandiri.

>>> Kepemimpinan Iran Kaji Mandat Rakyat Usai Pemakaman Ali Khamenei

Kendati sempat memanas, keduanya dilaporkan langsung duduk bersama. Pertemuan itu diyakini untuk meredam isu keretakan dan memastikan roda pemerintahan tetap kondusif.