Pemkot Bandung Kawal Tarif Bandung Zoo Usai Dikelola Faunaland
Pemerintah Kota Bandung berkomitmen mengawal penentuan tarif masuk Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo setelah tempat wisata edukasi satwa tersebut resmi dialihkan pengelolaannya kepada Faunaland.
Langkah ini diambil untuk merespons kekhawatiran masyarakat terkait potensi lonjakan harga tiket yang signifikan.
>>> Perawat Asing di Taiwan Pukul Lansia karena Makan Lambat, Viral di Medsos
Kekhawatiran warga muncul menyusul kewajiban finansial besar yang harus ditanggung oleh Faunaland selaku pengelola baru.
Perusahaan tersebut diwajibkan menyetor biaya kontribusi senilai Rp 4,3 miliar kepada Pemkot Bandung, ditambah dengan skema bagi hasil sebesar kurang lebih 11 persen.
Wali Kota Siap Intervensi
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyerahkan formulasi tarif kepada pihak pengelola yang dinilai sudah memiliki data pasar.
Namun ia menegaskan pemerintah akan tetap mengintervensi jika harga yang ditetapkan tidak masuk akal.
"Kalau harganya nggak wajar juga kita akan memperjuangkan lah," kata Farhan, Jumat (12/6).
Farhan kemudian membandingkan tata kelola Bandung Zoo dengan destinasi lain seperti Kebun Binatang Ragunan di Jakarta atau Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda di Bandung.
>>> Mario Lemos Targetkan Persijap Jepara Lebih Kompetitif Musim Depan
Tarif kedua tempat tersebut relatif murah karena didukung oleh pengelolaan langsung di bawah dinas pemerintah.
"Karena kalau Ragunan itu di bawah dinas, itu sama dengan Tahura. Tahura itu di bawah Dinas Kehutanan.
Nah, kalau Bandung kan nggak punya Dinas Kehutanan. Dan ini harus berada dalam kerangka atau skema kerja sama pemanfaatan," ungkapnya.
Saat ini, proses finalisasi dokumen dan pematangan skema kemitraan dengan Faunaland masih terus bergulir.
Wali Kota Bandung menyatakan bahwa penandatanganan kesepakatan dan penerimaan dana setoran awal ditargetkan selesai dalam waktu dekat setelah negosiasi rampung.
"Bandung Zoo setelah 2 hari penetapan, hari ini kita lagi menunggu selesainya konsep dan negosiasi PKS (perjanjian kerja sama).
>>> Borneo FC Tunjuk Mauro Jeronimo, Target Juara Musim Depan
Kemudian mudah-mudahan sebelum pukul 23.59 saya sudah tanda tangan dan sudah menerima pembayaran pertama," pungkasnya.
Update Terbaru
Hindari 10 Kalimat Ini Saat Berbicara dengan Anak yang Sudah Dewasa
Minggu / 14-06-2026, 17:36 WIB
Vanillaware Buka Peluang Rilis Lebih Banyak Game ke PC
Minggu / 14-06-2026, 17:36 WIB
5 Pantangan Malam 1 Suro yang Masih Diyakini Masyarakat Jawa, dari Pindah Rumah hingga Menikah
Minggu / 14-06-2026, 17:33 WIB
Tokio Marine Life Ungkap Faktor yang Pengaruhi Kinerja Unitlink
Minggu / 14-06-2026, 17:32 WIB
Claude Makelele: Mourinho Bisa Bantu Mbappe Berkembang di Real Madrid
Minggu / 14-06-2026, 17:28 WIB
Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan Lewat HP bagi Pekerja Aktif
Minggu / 14-06-2026, 17:28 WIB
Sarjana Makin Sulit Dapat Kerja, LCGC Terdesak dan AI Amazon Jadi Sorotan
Minggu / 14-06-2026, 17:25 WIB
Inaco Segera Melantai di BEI, Target Dana IPO Rp 392 Miliar
Minggu / 14-06-2026, 17:23 WIB
OJK Temukan 184 Usaha Gadai Tanpa Izin, Terus Lakukan Penindakan
Minggu / 14-06-2026, 17:20 WIB
Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah Mana?
Minggu / 14-06-2026, 17:16 WIB
Cara Mudah Mendeteksi Alat Pelacak yang Mengancam Privasi
Minggu / 14-06-2026, 17:13 WIB
Alwi Farhan Juara Australian Open 2026, Kalahkan Dong Tian Yao Dua Gim Langsung
Minggu / 14-06-2026, 17:12 WIB
Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp5,5 Triliun ke Golden Energy Mines
Minggu / 14-06-2026, 17:12 WIB
Ronald Koeman Targetkan Kemenangan Belanda Atas Jepang di Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 17:08 WIB






