Studio pengembang game asal Jepang, Vanillaware, mulai membuka peluang untuk merilis lebih banyak judul game mereka ke platform PC.

Langkah ini terlihat setelah game klasik Muramasa: The Demon Blade (2009) diumumkan akan hadir di Steam, mengakhiri eksklusivitas konsol selama 17 tahun.

>>> Onic dan Bigetron Vitality Rebutan Juara MPL ID S17

Pendiri Vanillaware, George Kamitani, mengungkapkan keinginan pribadinya agar lebih banyak portingan game mereka tersedia di PC.

Namun, realisasi rencana tersebut sepenuhnya bergantung pada keputusan penerbit yang memegang kendali atas pembiayaan proyek porting.

Vanillaware sebelumnya dikenal karena judul-judul populer seperti Odin Sphere, Dragon's Crown, 13 Sentinels: Aegis Rim, dan Unicorn Overlord.

>>> Kode Redeem ML 15 Mei 2026 Terbaru, Segera Klaim Hadiah Gratis

Studio yang diperkuat 39 personel ini masih sangat bergantung pada modal penerbit untuk pengembangan dan pemasaran.

Keterbatasan dana pernah memaksa Kamitani menggunakan dana pribadi untuk menyelesaikan proyek 13 Sentinels: Aegis Rim dan Unicorn Overlord.

Kehadiran Muramasa: The Demon Blade di PC mematahkan spekulasi bahwa Vanillaware sengaja menghindari PC karena khawatir pembajakan atau modifikasi.

>>> Budaya Komunal Gamer Bergeser Akibat Warnet Gaming Kian Raib

Keputusan akhir untuk merilis game ke PC tetap berada di tangan penerbit yang mendanai portingan tersebut.