Valve secara resmi menghentikan penjualan Steam Gift Card fisik di berbagai toko ritel di seluruh dunia.

Langkah ini diambil untuk melindungi konsumen dari ancaman kejahatan siber yang semakin marak.

>>> Geek Fam dan Bigetron Depak Dewa United serta Evos dari MPL ID S17

Keputusan tersebut diumumkan melalui laman resmi Valve. Perusahaan menyebut bahwa taktik penipuan yang kian cerdik menjadi pemicu utama kebijakan ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, Valve telah menerapkan berbagai metode pembatasan untuk meredam masalah penipuan. Namun, hasilnya belum optimal sehingga penutupan jalur penjualan ritel dianggap sebagai opsi paling rasional.

Stok kartu fisik yang masih dipajang di gerai tetap bisa ditukarkan seperti biasa. Valve memperkirakan seluruh kartu akan habis dari pasar pada akhir tahun 2026.

>>> Acer Luncurkan Laptop Gaming AI di Computex 2026, Termasuk Predator Helios 18 AI

Alternatif Digital Tetap Tersedia

Meski produk fisik yang telah berumur lebih dari satu dekade ini ditiadakan, layanan Steam Gift Cards digital tetap dapat digunakan.

Valve juga sedang mematangkan fitur pembelian digital, termasuk mengoptimalkan fitur Guest Checkout yang dirilis tahun lalu.

Sistem Guest Checkout dirancang untuk memudahkan teman atau keluarga saat mengirimkan hadiah saldo secara langsung tanpa proses rumit.

>>> Garena Rilis Puluhan Kode Redeem Free Fire Aktif Per 11 Juni 2026

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem belanja game PC yang lebih aman dan tepercaya.