Model AI China Zhipu Gagalkan Serangan Agen Otonom OpenAI
Model kecerdasan buatan (AI) asal China, Zhipu AI, berhasil membantu meredam serangan siber otonom dari sistem mutakhir milik OpenAI yang menyasar platform pengembang Hugging Face.
Insiden ini meningkatkan kekhawatiran atas risiko keamanan yang ditimbulkan oleh model-model AI terbaru.
>>> Kenapa Perempuan Lebih Rentan Autoimun? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Hugging Face merupakan platform kolaborasi AI open source yang berpusat di New York. Mereka pertama kali melaporkan soal peretasan ini pekan lalu tanpa menyebutkan asal serangan.
Dalam unggahan blognya, Hugging Face menyebut bahwa serangan ini sangat berbeda dari insiden yang pernah mereka tangani sebelumnya, karena digerakan secara penuh oleh sistem agen AI otonom.
Ketika pertama kali mendeteksi infiltrasi tersebut, langkah pertahanan awal Hugging Face adalah mengerahkan model-model komersial muktakhir melalui API.
Namun, permintaan akses tersebut justru diblokir oleh sistem pengaman otomatis dari penyedia layanan API tersebut.
Hugging Face kemudian mengambil langkah alternatif dengan menjalankan model open-weight GLM-5.2 milik Zhipu di atas perangkat keras internal mereka sendiri untuk mengisolasi dan menghentikan serangan.
Melansir South China Morning Post, pihak OpenAI menyampaikan bahwa Hugging Face sudah berhasil mendeteksi dan menghentikan peretasan sebelum kedua perusahaan menjalin komunikasi.
Clement Delangue, CEO Hugging Face, menyampaikan dalam sebuah unggahan di X, meyakini bahwa tidak ada niat jahat dari OpenAI.
Kendati demikian, insiden ini semakin memanaskan diskusi mengenai cepatnya kemajuan sistem AI otonom yang sanggup menemukan dan mengeksploitasi kelemahan perangkat lunak, sekaligus menyoroti sisi risiko maupun manfaat dari open-weight.
>>> Oiwa Go Resmi Jadi Pelatih Baru Timnas Jepang
Adrien Carreira, Kepala Infrastruktur Hugging Face, juga menegaskan pentingnya pendekatan terbuka dalam keamanan siber.
Update Terbaru
Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 2026 Cair Mulai 20 Juli, Ini Jadwal dan Cara Cek
Jumat / 24-07-2026, 10:14 WIB
Dokter Tifa Siap Hadapi Sidang Ijazah Lanjutan: Kami Punya 709 Dokumen Bukti
Jumat / 24-07-2026, 10:14 WIB
Posisi Duduk Gibran Dinilai Sarat Bahasa Sandi Politik
Jumat / 24-07-2026, 10:14 WIB
Harga Emas Antam Terjun Rp35.000, Jadi Rp2.605.000 per Gram
Jumat / 24-07-2026, 10:10 WIB
Jokowi Sadar Ditolak Prabowo? Ini Awal Mula 'Keris' Gibran Bersiap Dicabut
Jumat / 24-07-2026, 10:10 WIB
7 Bedak untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Lebih Halus dan Awet Muda
Jumat / 24-07-2026, 10:10 WIB
Mengenal Eyemaxxing, Teknik Makeup agar Mata Terlihat Lebih Indah
Jumat / 24-07-2026, 10:09 WIB
Ramalan Zodiak 24 Juli: Gemini Hati-hati Melangkah, Taurus Cobalah Mengalah
Jumat / 24-07-2026, 10:09 WIB
Mengenal Teknologi Valet Parking Jaecoo, Bisa Cari Parkir Sendiri!
Jumat / 24-07-2026, 10:09 WIB
Meta Uji Coba StoryKit, Aplikasi AI untuk Membuat Dongeng Anak
Jumat / 24-07-2026, 10:09 WIB
Johnny Depp Sindir Trump Saat Tampil di Comic-Con
Jumat / 24-07-2026, 10:02 WIB
Juri Terpilih untuk Sidang Lindsay Clancy di Plymouth
Jumat / 24-07-2026, 10:02 WIB
Satelit NISAR Tangkap Gambar Menakjubkan Nunatak Antartika Mirip Burung Kolibri
Jumat / 24-07-2026, 10:02 WIB
Michael J. Fox Bicara Dampak Parkinson pada Keluarga di Social Impact Summit
Jumat / 24-07-2026, 10:01 WIB







