Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Battery Energy Storage System (BESS) pada Kapal Oil Barge (OB) Patra 2303.

Kapal tersebut merupakan milik PT Pertamina Trans Kontinental (PTK).

>>> Cara Ikut Kirab Malam 1 Suro Keraton Yogyakarta 2026 Tanpa Pendaftaran

Proyek ini menjadi instalasi PLTS pertama pada kapal Oil Barge di lingkungan Pertamina. Fasilitas ini sekaligus menjadi penerapan teknologi solar panel pertama pada kapal yang mengangkut muatan minyak.

Sebagai Subholding Power & New Renewable Energy Pertamina (SH PNRE), Pertamina NRE memasang PLTS berkapasitas 11,5 kWp.

Sistem ini terintegrasi dengan BESS berkapasitas 32 kWh untuk mendukung kebutuhan energi di atas kapal.

Implementasi tersebut mampu mengurangi konsumsi bahan bakar diesel sekitar 28 kiloliter per tahun. Jumlah ini setara dengan penghematan biaya operasional sekitar Rp365 juta per tahun.

Pemanfaatan energi surya pada kapal ini juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi sebesar 79,2 ton CO₂ ekuivalen per tahun selain meningkatkan efisiensi energi.

Capaian ini menunjukkan solusi energi terbarukan dapat diterapkan secara efektif pada sektor maritim yang selama ini identik dengan bahan bakar fosil.

Dukungan untuk Transisi Energi

Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, mengatakan bahwa proyek ini menjadi bukti nyata kemampuan energi terbarukan dalam mendukung operasional bisnis sekaligus mendorong dekarbonisasi.

Menurutnya, implementasi teknologi energi surya pada kapal membutuhkan kolaborasi yang erat. Sinergi ini mencakup sisi kelistrikan, operasional kapal, hingga aspek keselamatan dan keandalan sistem.

"Implementasi proyek ini bukanlah sesuatu yang sederhana.

>>> Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tambah Tekanan Pelaku UMKM

Hasilnya dapat kita lihat hari ini, yaitu pengurangan penggunaan bahan bakar diesel secara signifikan dan kontribusi nyata terhadap pengurangan emisi karbon.