Pasar Modal Lesu, Rencana IPO Banyak Perusahaan Tertunda
Sepanjang tahun 2026, pasar modal Indonesia mengalami penurunan aktivitas penawaran perdana saham (IPO) yang signifikan. Tekanan pasar yang belum ideal membuat valuasi perusahaan menjadi kurang menarik.
Berdasarkan laporan Detik Finance, kondisi ini memicu kekhawatiran karena berbanding terbalik dengan performa bursa beberapa tahun sebelumnya.
>>> Tarif Hotel dan Parkir di Sekitar Stadion MetLife Melonjak Jelang Piala Dunia 2026
Hingga saat ini, hanya PT Niramas Utama Tbk (JELI), produsen jeli Inaco, yang menjadi emiten baru kedua tahun ini.
Kelesuan bursa saham dipengaruhi oleh koreksi mendalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak awal tahun. Penurunan daya beli masyarakat dan tingginya suku bunga domestik turut memperburuk situasi.
Penundaan IPO Dinilai Strategis
Pengamat pasar modal menilai penundaan langkah melantai di bursa merupakan strategi yang logis bagi pelaku usaha.
Hendra Wardana, Analis Pasar Modal sekaligus Founder Republik Investor, mengatakan banyak perusahaan menunda IPO karena momentum pasar belum ideal untuk memperoleh valuasi optimal.
Koreksi IHSG yang dalam telah menggerus valuasi mayoritas emiten secara signifikan. Hal ini membuat pemilik perusahaan enggan melepas saham dengan harga murah.
"Dalam kondisi seperti ini, perusahaan yang berencana IPO tentu tidak ingin melepas sahamnya pada harga yang dianggap terlalu murah.
>>> Jadwal KRL Solo Jogja 14 Juni 2026 Jadi Pilihan Praktis Liburan
Bagi pemilik perusahaan, keputusan menunda IPO menjadi pilihan yang lebih rasional dibandingkan harus menerima valuasi yang rendah akibat sentimen pasar yang sedang negatif," ujar Hendra.
Selain faktor internal bursa, lambatnya pertumbuhan ekonomi nasional dan tingginya biaya dana turut memengaruhi keputusan ekspansi korporasi. Situasi ini ikut menekan minat investor terhadap emiten baru.
Update Terbaru
Harry Berharap Bawa Meghan dan Anak-anak ke Inggris
Minggu / 14-06-2026, 21:03 WIB
Belanda vs Jepang: Laga Perdana Grup F Piala Dunia 2026
Minggu / 14-06-2026, 20:56 WIB
Kiandra Ramadhipa Juarai Moto3 Junior 2026 di Portugal
Minggu / 14-06-2026, 20:56 WIB
Rupiah Menguat ke Rp 17.860 per Dolar AS pada Pekan Kedua Juni 2026
Minggu / 14-06-2026, 20:52 WIB
Memahami Tingkatan Sabuk Taekwondo dan Filosofinya untuk Anak
Minggu / 14-06-2026, 20:48 WIB
Iowa Naikkan Batas Kecepatan Jalan Pedesaan dari 55 mph Jadi 60 mph per 1 Juli
Minggu / 14-06-2026, 20:48 WIB
Arema FC Lepas Dalberto Usai Negosiasi Kenaikan Gaji Buntu
Minggu / 14-06-2026, 20:48 WIB
Nestory Irankunda Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026 Bersama Australia
Minggu / 14-06-2026, 20:48 WIB
Australia Kalahkan Turki 2-0 di BC Place, Vancouver
Minggu / 14-06-2026, 20:44 WIB
Trump Bangun Arena UFC di Halaman Gedung Putih, Kontroversi Mengemuka
Minggu / 14-06-2026, 20:44 WIB
Kritikus Puji Atmosfer Backrooms (2026), Cerita Dianggap Ambigu
Minggu / 14-06-2026, 20:32 WIB
10 Anime Legendaris yang Menemani Masa Kecil di Indonesia
Minggu / 14-06-2026, 20:32 WIB
TODAK Isyaratkan Kerja Sama Baru pada MPL Indonesia Season 18
Minggu / 14-06-2026, 20:24 WIB
ADPI dan Asosiasi DPLK Ungkap Hambatan Pertumbuhan Iuran Dana Pensiun
Minggu / 14-06-2026, 20:23 WIB






