Hendra menambahkan bahwa investor mulai mempertanyakan prospek pertumbuhan laba perusahaan ke depan. Ketika ekspektasi pertumbuhan ekonomi menurun, minat terhadap saham baru otomatis berkurang.

Pemulihan aktivitas bursa sangat bergantung pada kembalinya kepercayaan pasar, stabilisasi pergerakan IHSG, serta aliran dana asing. Perubahan perilaku investor juga menjadi faktor krusial.

Sementara itu, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengatakan pelaku pasar kini lebih berhati-hati. Mereka lebih memilih mengamankan dana pada aset berisiko rendah.

"Fokus mereka saat ini lebih tertuju pada emiten yang sudah established, memiliki track record profitabilitas yang jelas, serta memberikan dividen yang menarik.

>>> Cara Aktifkan Kembali BPJS Kesehatan PBI yang Nonaktif

Perusahaan yang baru akan IPO, terutama yang masih dalam fase growth tinggi namun belum stabil secara laba, menjadi kurang menarik dibandingkan aset-aset safe haven atau saham blue chip yang sudah ada," ujar Nafan.