Mitsubishi berpotensi menghidupkan kembali nama Lancer dengan cara yang paling murah, yaitu dengan menjadikannya rebadge dari Nissan Sentra.

Langkah ini sejalan dengan strategi badge-engineering yang sudah diterapkan Mitsubishi, seperti Eclipse Cross dan Grandis berbasis Renault di Eropa, serta Eclipse Sportback yang merupakan kembaran Nissan Leaf.

>>> Yamaha NMAX Turbo Buktikan Ketangguhan di Jalur Menantang Bali

Belum ada pengumuman resmi dari Mitsubishi mengenai sedan baru.

Namun, jika Lancer mendapat lampu hijau, perusahaan hampir pasti tidak akan mengeluarkan biaya riset dan pengembangan besar-besaran untuk membuatnya dari awal.

Memanfaatkan Sinergi Aliansi

Jalur tercepat dan termurah untuk menghidupkan kembali Lancer adalah melalui basis Nissan Sentra yang sudah diperbarui untuk model tahun 2026 dengan desain lebih tajam dan teknologi kabin lebih canggih.

Sentra memiliki panjang 183,3 inci (4.655 mm) dengan jarak sumbu roda 106,5 inci (2.705 mm), hanya sedikit lebih panjang dari Lancer lama.

Nissan ini lebih panjang 1,2 inci (30 mm) dan jarak sumbu roda lebih panjang 2,8 inci (70 mm) dibanding Lancer.

Dalam rendering fiksi, Lancer baru hanya mengalami perubahan minimal pada donor, terutama pada gril dengan emblem Triple Diamond.

Sisa bodi sepenuhnya dipertahankan untuk menekan biaya produksi.

Model ini akan menggunakan arsitektur dan mesin Nissan yang sudah ada, yaitu mesin 2.0 liter naturally aspirated bertenaga 149 hp (111 kW / 151 PS) yang disalurkan ke roda depan melalui CVT Xtronic.

Kembalinya Sedan Terjangkau

Sentra dibanderol mulai $22.600, yang akan menjadikan Lancer kembarannya sebagai Mitsubishi termurah di AS, di bawah Outlander Sport seharga $24.995.

>>> Iowa Naikkan Batas Kecepatan Jalan Pedesaan dari 55 mph Jadi 60 mph per 1 Juli