World Giving Report (WGR) 2026 kembali menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat kedermawanan tertinggi di dunia.

Laporan filantropi global yang dirilis CAF (Charity Aid Foundation) pada minggu pertama Juni 2026 mencatat rata-rata donasi masyarakat Indonesia mencapai 1,55% dari pendapatan.

>>> Belanda Bersiap Hadapi Disiplin Jepang di Piala Dunia 2026

Angka tersebut lebih tinggi dari rata-rata donasi global yang sebesar 1,04% dan mengungguli banyak negara tetangga di Asia Tenggara.

Selain dari segi jumlah, Indonesia juga unggul dalam frekuensi memberi. Lebih dari 90% warga Indonesia terlibat dalam setidaknya satu bentuk kedermawanan.

Temuan ini menegaskan bahwa kekuatan filantropi Indonesia terletak pada partisipasi luas, kedekatan komunitas, serta kepercayaan publik yang perlu terus dijaga melalui tata kelola yang kredibel, transparan, dan akuntabel.

Metodologi WGR 2026

WGR 2026 merupakan pengembangan dari World Giving Index (WGI).

Berbeda dengan WGI yang fokus pada peringkat dan frekuensi tiga aksi donasi, WGR menerapkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif.

Survei mendalam melibatkan lebih dari 60.000 responden di 105 negara.

Aspek yang dikaji meliputi profil penyumbang, bentuk, jumlah, tujuan, dan motivasi menyumbang, serta norma sosial, rasa percaya, dan rasa kebersamaan.

Di Indonesia, kajian ini dilaksanakan bekerja sama dengan Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI).

>>> Pura Mangkunegaran Siap Gelar Kirab Pusaka Malam 1 Suro 2026

Jika WGI menobatkan Indonesia sebagai negara paling dermawan selama tujuh tahun berturut-turut, WGR 2025 menempatkan Indonesia di peringkat 21.

Sementara WGR 2026 tidak menyebutkan peringkat Indonesia, hanya menyatakan posisinya sangat strategis dengan keunggulan di beberapa kategori.

Secara global, laporan menunjukkan 61% orang di dunia memberikan donasi dalam setahun terakhir, turun tipis dari 64% tahun sebelumnya.

Rata-rata warga dunia menyumbang sekitar 1% dari pendapatan, namun angkanya bervariasi antarwilayah.

Afrika menjadi kawasan paling dermawan dengan rata-rata donasi 1,6% dari pendapatan, sedangkan Eropa hanya 0,6%.

Nigeria tercatat sebagai negara paling dermawan di dunia dengan rata-rata donasi 2,8% dari pendapatan.

Sepuluh besar negara paling dermawan seluruhnya berasal dari Afrika dan Asia, yaitu Nigeria (2,8%), Ghana (2,4%), Mesir (2,3%), Kenya (2,1%), India (2%), Uganda (1,9%), Pakistan (1,9%), Zambia (1,8%), Tanzania (1,8%), dan Zimbabwe (1,7%).

>>> Bungkus Rokok di RI Akan Diseragamkan, Ini Tujuan Kemenkes

Data ini menegaskan bahwa kemurahan hati global lebih erat berkaitan dengan solidaritas sosial, nilai budaya, dan rasa komunitas daripada dengan tingkat kemakmuran ekonomi semata.