Pemilik bersama Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, gagal menjual saham mayoritas klub Prancis OGC Nice. Proses penjualan resmi batal pada Jumat (12/6/2026) waktu setempat.

Calon investor asal Amerika Serikat tidak mampu memberikan jaminan stabilitas olahraga dan keamanan finansial yang memadai pada tahap akhir negosiasi.

>>> Kementan Mulai Distribusikan Benih Tebu Unggul Asal KBD

Akibatnya, Nice kemungkinan besar tetap berada di bawah kendali INEOS saat musim 2026/2027 dimulai.

Ratcliffe telah menurunkan harga permintaan demi mempercepat penjualan. Namun, upaya itu tetap gagal.

Ia membeli Nice pada 2019 dan mengurangi keterlibatannya sejak berinvestasi di Manchester United pada akhir 2023.

Keterlibatan yang minim dan performa klub yang buruk sempat memicu kekecewaan suporter. Ratcliffe pernah melontarkan kritik terbuka terhadap kualitas permainan timnya.

"Saya tidak terlalu menikmati menonton Nice karena memang ada beberapa pemain bagus, tetapi level permainannya tidak cukup tinggi untuk membuat saya bersemangat," kata Ratcliffe dalam wawancara dengan The Times tahun lalu.

>>> Usulan Tambahan Anggaran Kementerian UMKM Dinilai Berpotensi Dongkrak Ekonomi

Kondisi internal Nice saat ini menuntut pembenahan menyeluruh. Mereka hampir terdegradasi dari Ligue 1 musim lalu di bawah pelatih sementara Claude Puel.

Manajemen klub dilaporkan telah menghubungi Liam Rosenior untuk kembali melatih di Prancis. Namun, mantan arsitek Strasbourg dan Chelsea tersebut dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengambil jeda.

Di sisi lain, Ratcliffe mendapatkan perkembangan positif dari Manchester United. Harga saham klub melonjak 7,1 persen menjadi $13,69 di New York Stock Exchange.

Setan Merah juga terus bergerak di bursa transfer setelah menyepakati perekrutan gelandang Atalanta, Ederson. Ia akan bergabung di bawah asuhan Michael Carrick pasca-Piala Dunia 2026.

Aktivitas belanja Manchester United diprediksi masih berlanjut. Mereka menjadikan gelandang West Ham United, Mateus Fernandes, sebagai target utama.

>>> Timo Scheunemann Ingatkan Jerman Tidak Remehkan Curacao di Piala Dunia

Peluang mendatangkan Fernandes makin terbuka setelah Arsenal mundur dari persaingan akibat nilai banderol sang pemain yang mencapai 80 juta paun.