Arema FC resmi berpisah dengan penyerang asal Brasil, Dalberto, setelah negosiasi kontrak baru menemui jalan buntu.

Pemain berusia 28 tahun itu menjadi top skor Arema FC musim lalu dengan 19 gol dari 28 penampilan.

>>> Nestory Irankunda Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026 Bersama Australia

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan bahwa Dalberto meminta kenaikan gaji yang signifikan.

"Kami sudah menjalin komunikasi dengan Dalberto, tetapi permintaan angkanya melebihi batas kemampuan kita," ujar Yusrinal.

Manajemen Singo Edan akhirnya memutuskan untuk melepas sang striker karena tidak mampu memenuhi tuntutan gaji tersebut.

Dalberto kini berstatus bebas transfer dan dikabarkan menjadi target utama klub Brunei Darussalam, DPMM FC.

>>> Trump Bangun Arena UFC di Halaman Gedung Putih, Kontroversi Mengemuka

Yusrinal membenarkan rumor tersebut. "Setahu saya dari kabar yang beredar, katanya diminati oleh klub asal Brunei Darussalam DPMM," tuturnya.

DPMM FC secara terbuka menyatakan minatnya untuk merekrut Dalberto guna menggantikan posisi penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta.

"Musim lalu Dalberto bermain untuk Arema FC, mencetak 19 gol sepanjang musim," tulis DPMM FC dalam pernyataan resmi.

>>> 10 Anime Legendaris yang Menemani Masa Kecil di Indonesia

Kepergian Dalberto menjadi kehilangan besar bagi Arema FC, mengingat kontribusinya yang gemilang di lini depan.