Institut Teknologi Bandung (ITB) membuka pendaftaran beasiswa S2 Kecerdasan Artifisial hingga Senin, 15 Juni 2026. Program ini merupakan kerja sama dengan IAIF dan INIT 6 Ventures.

Beasiswa ini ditujukan untuk mendukung talenta dalam negeri yang berminat pada riset AI, solusi berbasis AI, maupun penerapan di industri.

>>> Dani Olmo Bidik Rekor Langka Xabi Alonso di Piala Dunia 2026

Informasi tersebut dikutip dari laman STEI ITB.

Penerima program akan mendapatkan bantuan biaya kuliah penuh berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama 3 semester bagi mahasiswa reguler.

Sementara itu, mahasiswa jalur fast track ITB menerima bantuan UKT selama 2 semester.

Peserta juga berkesempatan berinteraksi dengan ekosistem startup AI Ikatan Alumni Informatika (IAIF) ITB.

Selain itu, mahasiswa dapat terlibat langsung dalam riset AI di lingkungan kampus untuk menghasilkan publikasi ilmiah atau produk inovatif.

Keterlibatan dalam riset juga membuka peluang tambahan bantuan biaya hidup lewat honorarium.

Syarat Akademik dan Latar Belakang Pendidikan

Pendaftar wajib memenuhi kriteria akademis Program Magister Artificial Intelligence STEI ITB dengan IPK minimal 3,25.

Kemampuan bahasa Inggris dibuktikan dengan TOEFL ITP minimal 500, TOEFL iBT minimal 80, atau IELTS minimal 6.0.

Panitia mengutamakan calon mahasiswa yang memiliki pengalaman dalam publikasi ilmiah, penelitian, atau pengembangan proyek di bidang AI. Pendaftar juga harus berkomitmen mengikuti seluruh regulasi yang berlaku.

Latar belakang pendidikan yang diterima mencakup lulusan sarjana bidang AI, sains, atau teknik.

>>> Cara Mudah Mengatasi Fitur DANA Cicil yang Tiba-Tiba Hilang

Bagi pendaftar lintas bidang, terdapat syarat tambahan berupa prestasi baik dan kelulusan ujian tulis kompetensi dasar AI.