Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Mindanao, Filipina, pada Senin (6/7) petang. Guncangan terasa hingga ke sejumlah pulau di Indonesia.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi pada pukul 15.11.10 WIB. Pusat gempa berada di laut sekitar 165 kilometer Barat Laut Tahuna, Kepulauan Sangihe.

>>> ParagonCorp dan ITB Hadirkan Dome Theater Imersif di Museum ITB

BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia. Gempa memiliki kedalaman 29 kilometer.

Guncangan Terasa di Berbagai Wilayah

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan dengan skala intensitas cukup besar di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Skala V MMI terjadi di Pulau Marore, Kepulauan Sangihe. Pada skala ini, getaran dirasakan hampir semua penduduk, barang-barang terpelanting, dan tiang-tiang tampak bergoyang.

>>> Rupiah Ditutup Lesu di Rp17.995 per Dolar AS pada Senin Sore

Skala IV MMI dirasakan di Kendahe dan Nusa Tabukan, Kepulauan Sangihe. Getaran menyebabkan gerabah pecah, jendela dan pintu berderik.

Skala III MMI terasa di Ternate, Tidore, Sanana, dan Morotai, Maluku Utara. Getaran seperti ada truk berlalu juga dirasakan di Kota Tahuna dan Melonguane, Sulawesi Utara.

>>> Hujan Deras Muson Tewaskan 14 Orang di Maharashtra

Hingga pukul 15.45 WIB, BMKG mencatat satu gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo 5,3. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menyampaikan informasi tersebut.