Hujan deras muson dan angin kencang melanda Maharashtra pada 6 Juli 2026, menyebabkan 14 orang tewas dalam beberapa hari terakhir.

Jalan-jalan utama terendam, layanan kereta terganggu, dan pemerintah negara bagian menyesuaikan jadwal kerja publik dan swasta menyusul peringatan cuaca merah.

>>> Trump Puji Harry Kane Usai Inggris Kalahkan Meksiko di Piala Dunia 2026

Badan Meteorologi India memperpanjang peringatan cuaca ekstrem hingga Senin sore untuk Mumbai, Thane, Palghar, Raigad, Pune, dan Nashik Ghats.

Hujan lebat dan angin kencang hingga 70 kilometer per jam diperkirakan terjadi.

Otoritas Manajemen Bencana Negara Bagian Maharashtra mengeluarkan imbauan perjalanan mendesak untuk wilayah pesisir dan meminta protokol darurat.

"Peringatan Merah/Oranye telah dikeluarkan untuk beberapa distrik di wilayah Konkan/pesisir pada 6-7 Juli. Hindari perjalanan yang tidak perlu, jalan tergenang, air terjun, dan bagian ghat.

>>> KPK Geledah Sejumlah Lokasi Terkait Kasus Bupati Kuansing

Hubungi saluran bantuan 112, 1070, dan 1077 dalam keadaan darurat," demikian pernyataan otoritas.

Menindaklanjuti arahan tersebut, lembaga peradilan mengambil langkah untuk mengakomodasi karyawan yang terkena dampak gangguan transportasi di wilayah metropolitan.

"Sesuai arahan Pelaksana Ketua Hakim, semua pejabat dan staf Ministerial Pengadilan Tinggi yang tinggal di daerah jauh dan tidak dapat hadir ke kantor hari ini karena hujan lebat tidak akan ditandai absen," kata Panitera Umum Pengadilan Tinggi Bombay.

Legislatif juga menghentikan operasi karena para kepala administrasi mengonfirmasi meningkatnya korban jiwa akibat kegagalan struktur dan tanah longsor di seluruh wilayah.

>>> Pakar IPB Ungkap Penyebab Bogor Makin Panas dan Tak Sedingin Dulu

Hujan deras dan angin kencang juga mengganggu perjalanan udara dan rel, serta memaksa perubahan jadwal kantor.