Kapten Bangladesh Mehidy Hasan Miraz memenangkan lemparan koin dan memilih untuk fielding lebih dulu dalam pertandingan ODI pertama melawan Zimbabwe di Harare Sports Club, Minggu.

Kondisi mendung dan kelembaban awal di permukaan segar pitch nomor empat mendorong tim tamu untuk memilih bowling terlebih dahulu.

>>> Polisi Ungkap Motif 'Bang Jago' Jagakarsa: Cuma Ingin Pukul Orang Random

Bangladesh berharap dapat memanfaatkan pergerakan awal dan pantulan ekstra yang diperkirakan akan membantu bowler cepat pada jam pertama pertandingan.

Bangladesh memasuki seri ini setelah meraih kemenangan beruntun melawan West Indies, Pakistan, Selandia Baru, dan Australia.

Sementara itu, Zimbabwe kembali diperkuat pemain kunci setelah pertandingan Test satu kali mereka baru-baru ini.

"Kami ingin bowling lebih dulu. Ada sedikit kelembaban dan kami ingin memanfaatkannya," kata Mehidy Hasan Miraz.

"Saya pikir ini adalah kesempatan besar bagi setiap batsman. Wicket terlihat bagus.

Jika kami bermain baik, pasti akan lebih baik."

"Empat seri terakhir kami menang dan cara kami bermain sangat baik, kepercayaan diri ada, tapi ini lapangan baru, kondisi baru, jadi kami harus bermain positif," tambahnya.

>>> Wakapolri Resmikan Lab Sosial Sains dan Kelas Tematik di Akpol

Bangladesh memasukkan Taskin Ahmed, Nahid Rana, dan Miraz kembali ke skuad setelah mengistirahatkan mereka pada pertandingan Test sebelumnya.

Namun, wicketkeeper-batter Litton Das masih absen karena cedera betis.

Kapten Zimbabwe Richard Ngarava mengatakan timnya sudah siap menghadapi tantangan.

"Saya merasa tim sudah siap dan semua batsman cukup siap untuk menghadapi apa pun yang datang," ujarnya.

"Kami hanya melakukan beberapa perubahan di Wellington, Ryan Burl, Raza, dan hari ini kami memiliki Raza, senang dia kembali," tambah Ngarava.

Dalam pertandingan tersebut, top order Zimbabwe kesulitan menghadapi serangan bowling disiplin Bangladesh.

>>> 5 Langkah Pemulihan Tubuh Setelah Olahraga agar Makin Optimal

Mereka terpuruk sebelum kemitraan kesembilan wicket antara Newman Nyamhuri dan Richard Ngarava membawa tim tuan rumah melewati angka 100 run.