Jakarta – Prospek industri asuransi Indonesia dinilai masih cerah seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan perlindungan jiwa, kesehatan, dan aset.

Allianz Research memperkirakan pasar asuransi nasional mampu tumbuh rata-rata 8,2% per tahun dalam satu dekade mendatang.

>>> Pegadaian Makin Berkilau di Bawah Danantara, Siap Go Global

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) nominal sebesar 7,6%.

Proyeksi ini tertuang dalam laporan Global Insurance Report 2026 yang dirilis oleh Allianz Research.

Laporan tersebut mencatat bahwa penetrasi asuransi di Indonesia masih rendah, sehingga menyisakan ruang besar untuk pertumbuhan.

>>> Nonaktifkan In-App Browser di Android, Alur Kerja Jadi Lebih Efisien

Meningkatnya kelas menengah dan kesadaran akan risiko juga menjadi pendorong utama permintaan produk asuransi.

Allianz Research optimistis bahwa industri asuransi Indonesia akan tumbuh lebih cepat dari ekonomi nasional.

Pertumbuhan ini didukung oleh faktor demografis dan digitalisasi layanan asuransi.

>>> Android Auto Kembali Alami Crash di Pembaruan Terbaru

Meski demikian, tantangan seperti literasi keuangan dan regulasi masih perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi pasar.