Bek timnas Inggris Jarell Quansah harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu merah pada babak kedua laga 16 besar Piala Dunia U-20 melawan Meksiko, Minggu (4/6) malam waktu Meksiko.

Insiden terjadi saat Quansah melakukan tekel terhadap bek kiri Meksiko, Jesus Gallardo. Ia berhasil mengenai bola, namun kedua kakinya terangkat dan kaki kanannya mengenai kaki Gallardo.

>>> Empat Hal Menarik dari Kemenangan Chase Briscoe di NASCAR Chicagoland

Wasit asal Australia, Alireza Faghani, awalnya tidak memberikan pelanggaran.

Namun setelah meninjau tayangan ulang melalui VAR, ia mengubah keputusan dan mengeluarkan kartu merah untuk Quansah pada menit ke-54.

Ini merupakan kartu merah ke-13 di turnamen tersebut.

Quansah sendiri baru tampil sebagai starter untuk kedua kalinya setelah sebelumnya bermain 63 menit melawan Panama di fase grup.

>>> 5 Film Thailand Bertema PHK dan Dunia Kerja yang Kejam

Setelah kartu merah, pelatih Inggris menarik winger Bukayo Saka dan memasukkan bek John Stones. Ezri Konsa bergeser dari bek tengah ke bek kanan menggantikan posisi Quansah.

Meski bermain dengan 10 pemain, Inggris justru menggandakan keunggulan enam menit kemudian.

Anthony Gordon dilanggar di kotak penalti oleh kiper Meksiko Raul Rangel, dan kapten Harry Kane sukses mengeksekusi penalti.

>>> Cara Menggunakan Kontroler Baru dengan Konsol Retro

Keputusan kartu merah ini sempat menuai perdebatan karena tekel Quansah dinilai bersih oleh wasit di lapangan. Namun setelah review VAR, wasit memutuskan bahwa tekel tersebut berbahaya.