Gelandang Inggris Jordan Henderson dilarikan ke rumah sakit pada Minggu malam setelah mengalami cedera pergelangan tangan serius.

Insiden terjadi saat ia terjatuh melewati papan iklan di Stadion Azteca, Mexico City, saat merayakan kemenangan 3-2 atas Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia.

>>> SK Hynix Bersiap IPO Rp 29 Miliar di Nasdaq, Uji Pasar AI

Henderson tidak dimainkan sepanjang pertandingan.

Ia bergabung dengan rekan setimnya di dekat suporter untuk merayakan kemenangan yang dicetak oleh dua gol Jude Bellingham dan penalti Harry Kane.

Saat mencoba melompati papan iklan LED, ia tergelincir dan jatuh.

Petugas medis memberikan oksigen dan membawa mantan kapten Liverpool berusia 36 tahun itu keluar lapangan dengan tandu.

Henderson ditemani oleh staf medis tim Inggris dan tidak kembali bersama skuad.

Insiden ini menutup malam yang penuh gejolak bagi Henderson. Ia juga menerima kartu kuning dari wasit pada masa injury time.

Kartu tersebut terjadi saat ia terlibat konfrontasi di pinggir lapangan ketika Inggris bermain dengan 10 pemain setelah kartu merah Jarell Quansah di awal babak kedua.

Reaksi Pelatih dan Rekan Setim

Manajer Inggris Thomas Tuchel mengungkapkan perasaan campur aduk setelah timnya lolos ke perempat final. "Jordan [Henderson] baru saja jatuh dan melukai pergelangan tangannya.

Kelihatannya sangat parah," kata Tuchel di BBC One.

Tuchel menegaskan bahwa cedera tersebut serius dan ia belum mengetahui jadwal medis pastinya. "Saya sedih karena Jordan cedera dan itu cukup serius.

Dokter memberi tahu saya bahwa dia di rumah sakit," ujarnya.

Gelandang Jude Bellingham memberikan kabar terbaru tentang kondisi rekannya. "Dia dalam sedikit masalah, tetapi tim medis kami menangani semuanya dengan baik.