In-app browser di aplikasi Android sering menjadi sumber frustrasi. Meskipun berguna untuk halaman login atau autentikasi dua faktor, pengalaman browsing di dalam aplikasi seringkali terbatas.

Salah satu keluhan utama adalah ketiadaan bilah URL di bagian atas layar. Selain itu, saat melakukan pencarian baru, sesi browsing sebelumnya langsung tertutup.

>>> Android Auto Kembali Alami Crash di Pembaruan Terbaru

Untungnya, banyak aplikasi memungkinkan pengguna untuk membuka tautan langsung di browser default. Berikut cara menonaktifkan in-app browser di beberapa aplikasi utama.

Cara Nonaktifkan In-App Browser

Di aplikasi Google, buka aplikasi Google, ketuk ikon Google di pojok kiri atas, lalu pilih foto profil di kanan atas.

Gulir ke bawah, pilih Setelan, lalu Setelan lainnya, dan matikan opsi Buka halaman web di aplikasi.

Setelah itu, mengetuk tautan akan langsung membuka browser default. Namun, beberapa aplikasi Google mungkin tetap membuka Chrome; untuk mengatasinya, hapus instalan atau nonaktifkan Chrome.

Untuk Gmail, ketuk tombol tiga garis di kiri atas, pilih Setelan, lalu Setelan umum. Gulir ke bawah dan hapus centang pada Buka tautan web di Gmail.

Di Instagram, buka halaman profil, ketuk tombol tiga garis di kanan atas, pilih Izin situs web di bawah bagian Aplikasi & media, lalu ketuk Tautan pesan dan aktifkan opsi Buka di browser eksternal.

>>> Kejutan Norwegia Kalahkan Brasil, Bellingham Bersinar di Laga Klasik

YouTube dan Reddit tidak memiliki pengaturan bawaan untuk menonaktifkan in-app browser. Namun, Facebook memungkinkan pengguna memaksa tautan dibuka di browser eksternal.

Mengapa In-App Browser Perlu Dipertimbangkan

In-app browser memang nyaman dan aman untuk tindakan singkat seperti login. Aplikasi dapat mencegah pengalihan, menonaktifkan ekstensi pihak ketiga, dan membatasi cookie pelacakan.

Namun, ada risiko keamanan. Pada 2022, peneliti privasi Felix Krause menemukan bahwa TikTok dapat mencatat semua aktivitas pengguna melalui in-app browser.

Selain itu, in-app browser umumnya tidak memiliki alat keamanan seperti peringatan pelanggaran keamanan yang ada di Chrome atau Firefox.

Masalah utama lainnya adalah kegunaan. Setiap kali membuka tautan di Gmail lalu menutup in-app browser, riwayat penelusuran hilang selamanya.

Ini sangat mengganggu alur kerja.

>>> Transaksi UMKM Indonesia Capai 107 Juta Dolar AS Lewat Business Matching Online

Dengan memaksa Google, Gmail, dan Instagram menggunakan Chrome, pengalaman browsing meningkat drastis. Perubahan sederhana ini membuat alur kerja lebih masuk akal.