PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM membuka kesempatan kerja bagi lulusan SMA dan SMK di tengah tingginya tingkat pengangguran terbuka dari kelompok tersebut.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan lulusan SMK dan SMA masih menjadi kelompok dengan tingkat pengangguran terbuka yang relatif tinggi dibandingkan jenjang pendidikan lainnya.

>>> Erick Thohir Tak Persoalkan Piala Presiden Bentrok dengan Piala AFF 2026

PNM menghadirkan solusi tidak hanya melalui pembiayaan dan pemberdayaan pengusaha ultra mikro, tetapi juga dengan menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda di berbagai daerah.

Perluasan layanan dan pendampingan kepada jutaan nasabah turut membuka ruang bagi lulusan SMA/SMK untuk bertumbuh dan berkarya.

Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah melalui Danantara dalam memperkuat sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi nasional.

Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menegaskan bahwa penguatan UMKM akan menciptakan efek berganda, mulai dari mendorong pertumbuhan ekonomi hingga memperluas kesempatan kerja.

Dony juga menekankan pentingnya mengedepankan hak pegawai di balik transformasi dan konsolidasi BUMN.

"Transformasi BUMN harus tetap mengedepankan perlindungan pegawai dan hubungan industrial yang sehat," ujar Dony dalam keterangan resmi, Senin (6/7).

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, PNM membuktikan bahwa perluasan akses pembiayaan dan pemberdayaan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas.

Pertumbuhan jumlah nasabah mendorong peningkatan kebutuhan tenaga pendamping di lapangan, sehingga membuka peluang kerja bagi puluhan ribu lulusan SMA/K sederajat, khususnya dari keluarga prasejahtera.

>>> DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp200 Ribu per Bulan

Mereka tidak hanya memperoleh pekerjaan formal, tetapi juga mendapatkan kesempatan mengembangkan kompetensi, membangun jenjang karier, hingga melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa PNM.