Ketua PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa pihaknya bersama operator Liga Indonesia, I. League, akan mencoba melonggarkan regulasi yang melarang penonton tim tamu hadir di stadion.

Larangan tersebut berlaku sejak akhir 2022 pascatragedi Kanjuruhan. Saat ini hanya suporter tuan rumah yang diizinkan masuk ke tribune.

>>> Kortas Tipikor Tetapkan 2 Tersangka Kasus Pabrik Gula PTPN XI

Erick menyatakan bahwa pelonggaran akan dilakukan secara bertahap, namun ia belum merinci teknis penerapannya.

Diskusi dengan FIFA

"Liga sudah bicara dengan kami, mereka coba dilakukan pada saat nanti liga [musim 2026/2027].

Dan kami dari PSSI sudah coba bicara dengan FIFA," kata Erick di Jakarta, Senin (6/7).

Presentasi PSSI ke FIFA masih mendapat catatan. FIFA mengingatkan bahwa tragedi kelam di Indonesia harus menjadi acuan dalam membentuk regulasi penonton.

>>> Studi: Manusia Hobbit Flores Ternyata Pemakan Bangkai, Bukan Pemburu

"FIFA memberi catatan yang cukup kompleks dan mengingatkan bahwa noda hitam yang pernah terjadi di Indonesia mengenai sepak bola kita, dan itu juga di dunia, harus tetap diingat," ujar Erick.

Erick menegaskan bahwa I. League harus konsisten menerapkan aturan penonton tandang.

Sebab FIFA bisa mencabut izin jika terjadi pelanggaran.

>>> Hamas Bubarkan Pemerintahan di Gaza Setelah 18 Tahun Berkuasa

"Saya minta liga dan klub bertanggung jawab dengan keputusannya, kalau ini ada away dan sewaktu-waktu itu bisa dicabut kembali," tutupnya.