Hamas Bubarkan Pemerintahan di Gaza Setelah 18 Tahun Berkuasa

Hamas secara resmi membubarkan pemerintahan de facto mereka di Jalur Gaza setelah 18 tahun berkuasa.
Keputusan ini diumumkan pada Senin (6/7) dan disebut sebagai langkah maju dalam rencana yang didukung Amerika Serikat untuk wilayah tersebut.
>>> Microsoft PHK 4.800 Karyawan di Tengah Restrukturisasi Xbox
Juru Bicara Hamas, Hazem Qassem, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya agar Hamas tidak lagi bertanggung jawab atas pemerintahan Jalur Gaza.
"Hamas telah mengambil langkah baru dengan tidak lagi bertanggung jawab atas Jalur Gaza," ujarnya.
Keputusan ini membuka jalan bagi komite teknokrat untuk mengambil alih administrasi sipil di Gaza.
Hamas telah memimpin wilayah tersebut sejak merebut kendali dari Fatah pada 2007 setelah memenangkan pemilu legislatif setahun sebelumnya.
Transisi ke Komite Teknokrat
Kepala Kantor Media Pemerintah Hamas, Ismail Al Thawabta, mengatakan bahwa Ketua Komite Darurat Pemerintah, Mohammed Al Farra, telah mengajukan pengunduran diri.
>>> Bambang Pacul Santai Tanggapi Rencana PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah
Al Farra membubarkan komite tersebut untuk mempermudah transisi kepada National Committee for the Administration of Gaza (NCAG).
NCAG merupakan komite teknokrat yang saat ini berbasis di Kairo, Mesir.
Langkah ini diambil setelah Hamas digempur habis-habisan oleh Israel dan AS berinisiatif mendirikan Board of Peace (BOP) untuk membangun kembali Gaza.
Hamas, yang merupakan akronim dari Harakat al-Muqawama al-Islamiyya, adalah kelompok nasionalis dan Islamis yang berdedikasi mendirikan negara Palestina merdeka.
Mereka menjadi pemerintah de facto di Gaza sejak 2007.
>>> Pengakuan Pengidap Kanker Paru soal Gejala Awal yang Dialami
Pada 2006, Hamas berhasil meraih 74 dari 132 kursi parlemen, sementara Fatah hanya memperoleh 45 kursi. Hasil ini menjadikan Hamas kekuatan politik utama dalam Dewan Legislatif Palestina.
Update Terbaru
Kao USA Tarik Oribe Shampoo karena Kontaminasi Bakteri
Selasa / 07-07-2026, 18:01 WIB
WWE Gelar Tiga Laga Perebutan Gelar di Raw Chicago
Selasa / 07-07-2026, 18:01 WIB
Truk Tabrak Pembatas Jalan di A15, Lalu Lintas Macet Parah
Selasa / 07-07-2026, 18:00 WIB
KPK Sita Barang Bukti Usai Geledah Kantor Bupati hingga DPRD Kuansing
Selasa / 07-07-2026, 18:00 WIB
Isu Keretakan Farhan-Erwin di Pemkot Bandung, Wawalkot Akui Tak Dilibatkan
Selasa / 07-07-2026, 18:00 WIB
Prediksi Susunan Pemain Argentina vs Mesir: Messi Vs Salah di 16 Besar Piala Dunia 2026
Selasa / 07-07-2026, 18:00 WIB
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Divisi Xbox Dirombak Besar-besaran
Selasa / 07-07-2026, 18:00 WIB
Kepemimpinan Iran Kaji Mandat Rakyat Usai Pemakaman Ali Khamenei
Selasa / 07-07-2026, 17:58 WIB
Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai Pajak yang Berkinerja Buruk
Selasa / 07-07-2026, 17:58 WIB
KemenHAM Perkirakan 122 Ribu Pengungsi di Papua
Selasa / 07-07-2026, 17:58 WIB
14 Karakter Pendukung Anime yang Lebih Bersinar dari Tokoh Utama
Selasa / 07-07-2026, 17:57 WIB
11 Anime yang Dianggap Lebih Baik dari One Piece
Selasa / 07-07-2026, 17:57 WIB
Mimpinya Kandas di Piala Dunia, Apa Target Ronaldo Selanjutnya?
Selasa / 07-07-2026, 17:56 WIB
Ruben Onsu Respons Terseret Isu Artis Pesugihan ke Gunung Kawi
Selasa / 07-07-2026, 17:56 WIB







