Timnas Mesir mencatat sejarah di Piala Dunia 2026. Untuk pertama kalinya, mereka memenangkan pertandingan di fase gugur turnamen ini.

Kemenangan atas Australia di babak 32 besar memastikan langkah Mesir ke 16 besar. Pertandingan berlangsung sengit dan harus ditentukan lewat adu penalti.

>>> Viral Gaji Dosen Unair Rp2,6 Juta, Lulusan Luar Negeri dan 16 Tahun Kerja

Mesir unggul lebih dulu melalui gol Emam Ashour pada menit ke-13. Namun, Australia menyamakan kedudukan setelah Mohamed Hany mencetak gol bunuh diri.

Skor imbang bertahan hingga akhir waktu normal dan perpanjangan waktu. Pada babak adu penalti, Mesir keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2.

Didedikasikan untuk Palestina

Usai pertandingan, pelatih Mesir Hossam Hassan secara khusus mendoakan Palestina. Ia membawa bendera Mesir dan Palestina saat merayakan kemenangan.

"Semoga Tuhan menganugerahkan kemenangan kepada mereka (rakyat Palestina), semoga Tuhan mengampuni para martir mereka," kata Hassan.

>>> Prosesi Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Resmi Dimulai

Ia menambahkan, "Saya mendedikasikan kemenangan ini kepada rakyat Mesir dan rakyat Palestina, orang-orang yang baik dan terhormat itu."

Kemenangan Mesir juga disaksikan dan dirayakan oleh warga Palestina yang menggelar nonton bareng di tengah puing-puing bangunan.

Selanjutnya, Mesir akan menghadapi Argentina di babak 16 besar. Argentina lolos setelah menundukkan Cape Verde melalui babak tambahan.

Ini merupakan kali keempat Mesir tampil di Piala Dunia.

>>> Messi Akui Argentina Kewalahan Hadapi Cape Verde di Piala Dunia 2026

Sebelumnya, pada 1934 mereka langsung gugur di babak 16 besar, sedangkan pada 1990 dan 2018 mentok di fase grup.