Timnas Australia resmi mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti 2-4 melawan Mesir pada Jumat waktu setempat.

Hasil ini memastikan seluruh wakil Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah tersingkir di babak 32 besar.

>>> Pelatih Mesir Hossam Hassan Kibarkan Bendera Palestina Usai Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah 120 menit. Gol Australia dicetak melalui bunuh diri Mohamed Hany, sementara Mesir unggul lewat Emam Ashour.

Pada babak adu penalti, Harry Souttar dan Lucas Harrington gagal mengeksekusi, membuat Australia harus pulang lebih awal.

Jackson Irvine Kecewa Berat

Gelandang Australia, Jackson Irvine, mengaku sangat kecewa dengan kekalahan ini.

"Kalah lewat adu penalti itu menyakitkan," ujar Irvine dikutip dari laman resmi FIFA.

>>> Cara Memaksimalkan 9 Fitur Terbaru WhatsApp 2026 untuk Komunikasi Efektif

Meski kecewa, ia tetap memberikan apresiasi kepada rekan setim yang berani menjadi eksekutor.

"Siapa pun yang memiliki keberanian untuk maju dan mengambil bola itu setelah bermain 120 menit menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa," sambungnya.

Irvine meminta publik tidak menyalahkan Souttar dan Harrington. Ia menegaskan kekalahan adalah tanggung jawab seluruh tim.

"Sejak awal kami sudah mengatakan bahwa kami memiliki tim juara, kekuatan kami terletak pada tim ini," tegas Irvine.

>>> Nagelsmann Lengser dan Dapat Rp143 M, Klopp Bersedia Latih Jerman

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Australia yang belum pernah memenangkan laga fase gugur Piala Dunia sepanjang sejarah.