Striker Timnas Amerika Serikat, Ricardo Pepi, masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-72 dalam laga babak 16 besar Piala Dunia melawan Belgia, Senin (16/6).

Pepi menggantikan gelandang Tyler Adams saat Amerika Serikat tertinggal 3-1. Keputusan ini diambil setelah FIFA mencabut skorsing kartu merah Folarin Balogun.

>>> Jeff Bezos Investasi di Startup AI Fisik untuk Percepat Manufaktur

Pepi dan rekan setimnya sesama kelahiran El Paso, Alejandro Zendejas, memulai laga knockout tersebut dari bangku cadangan.

Motivasi Kuat Pepi

Pepi sebelumnya mengaku sangat termotivasi setelah tidak masuk skuad Piala Dunia 2022.

"Tidak dipilih jelas tidak menyenangkan, tapi saya gunakan itu dengan cara positif untuk bisa berada di Piala Dunia ini," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut membantunya tumbuh dan matang sebagai pemain. "Itu bagian dari proses," kata Pepi.

Pepi juga menceritakan momen saat menerima notifikasi panggilan timnas melalui WhatsApp dari pelatih Mauricio Pochettino ketika sedang berkendara bersama ayahnya.

"Saya tunjukkan padanya, dan dia langsung menangis sedikit," kenang Pepi.

Pujian Rekan Setim dan Pelatih

Gelandang Tyler Adams memuji etos kerja dan kemampuan pressing Pepi. "Ketangguhan dan energinya sungguh luar biasa," kata Adams.

Adams menekankan bahwa kontribusi defensif Pepi sangat meringankan beban para pemain sayap.

"Dia menahan bola dengan sangat baik dan di depan gawang, kami tahu dia bisa mencetak gol," ujarnya.

>>> Sparks Hadapi Storm di Crypto Arena Usai Istirahat Panjang

Pelatih Mauricio Pochettino menyebut Pepi sebagai "pembunuh" yang memiliki naluri alami dalam membaca ruang.

"Dia punya kemampuan untuk membaca di mana ruang kosong, tiba di bola, dan punya peluang mencetak gol dari situasi yang kadang tidak terduga," jelas Pochettino.