Dunia tengah berpesta Piala Dunia 2026. Namun, di balik euforia menonton pertandingan, sejumlah studi justru mengungkap dampak negatif terhadap kesehatan jantung.

Mengutip Harvard Health Publishing, banyak dokter melaporkan ruang gawat darurat cenderung sepi selama pertandingan besar.

>>> TNI Bantah Narasi Koperasi Merah Putih di Lampung Berada di Bukit

Namun, setelah pertandingan usai, jumlah pasien dengan keluhan nyeri dada dan kesulitan bernapas melonjak.

Setiap pertandingan dapat memicu tekanan tinggi pada tubuh hingga berpotensi menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Detak Jantung Meningkat Drastis

Sebuah studi tahun 2017 dalam Canadian Journal of Cardiology menemukan bahwa menonton pertandingan olahraga memberi tekanan pada jantung yang setara dengan bermain dalam pertandingan itu sendiri.

Peneliti mengukur denyut nadi 20 orang dewasa di Montreal, Kanada, saat menonton pertandingan hoki. Separuh menonton di televisi, sisanya langsung di arena.

Hasilnya, detak jantung penonton TV meningkat rata-rata 75 persen, sementara yang menonton langsung naik hingga 110 persen.

>>> Indonesia Belajar ke AS, Perkuat Ekosistem Olahraga

Kenaikan ini berlangsung sekitar 39 menit untuk penonton TV dan 72 menit untuk penonton langsung.

Detak jantung puncak terjadi setiap kali ada peluang mencetak gol. "Bukan hasil akhir yang menentukan intensitas stres emosional, melainkan euforia saat menyaksikan momen intensitas tinggi," tulis peneliti.

Studi lain dalam jurnal Preventive Medicine tahun 2024 menemukan bahwa menonton olahraga berdampak buruk pada kesehatan kardiometabolik, seperti peningkatan BMI, hipertensi, dan diabetes.

Dampak ini secara spesifik terjadi pada penonton siaran televisi. Emosi negatif seperti kemarahan, ketegangan, dan kecemasan diduga menjadi pemicu hipertensi.

Selain itu, duduk terlalu lama dan kebiasaan ngemil sambil menonton juga memperburuk kondisi kardiometabolik.

>>> Changan Deepal S05 Masih Diimpor dari Thailand, Tunggu Pabrik Lokal

Merayakan Piala Dunia 2026 setiap hari boleh saja, namun pastikan diimbangi dengan aktivitas positif dan sehat lainnya.