Hari Cokelat Sedunia: Benarkah Cokelat Baik untuk Jantung?
Hari ini, Selasa (7/7), dunia merayakan Hari Cokelat Sedunia. Cokelat dikenal sebagai makanan favorit banyak orang karena rasanya yang lezat.
Selain enak, cokelat juga dipercaya memiliki manfaat kesehatan, terutama untuk jantung. Namun, klaim ini tidak sepenuhnya benar.
>>> Hasil Piala Dunia: Balogun Main, AS Tersingkir usai Dipermak Belgia
Hanya jenis cokelat tertentu yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Manfaatnya pun tidak berlaku sama untuk semua jenis cokelat.
Jenis Cokelat dan Kandungannya
Cokelat umumnya terbagi menjadi tiga kategori: cokelat susu, cokelat hitam, dan cokelat putih. Tingkat kegelapan cokelat ditentukan oleh proporsi padatan kakao.
Cokelat susu hanya mengandung sekitar 10 persen cairan kakao. Cokelat putih hanya mengandung mentega kakao yang dicampur gula dan bahan lain.
Sementara cokelat hitam atau dark chocolate umumnya mengandung 70-85 persen kakao. Cokelat hitam inilah yang dipercaya baik untuk jantung.
Menurut American Heart Association (AHA), padatan kakao dalam dark chocolate menjadi indikator jumlah flavonoid. Flavonoid adalah senyawa antioksidan yang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung koroner.
Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi cokelat dikaitkan dengan risiko resistensi insulin dan tekanan darah tinggi yang lebih rendah pada orang dewasa.
>>> 6 Tim Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026, Belgia Jadi yang Terbaru
Namun, bukan berarti Anda harus rutin makan cokelat demi jantung sehat. Efek kesehatannya masih terbilang minim.
"Meskipun cokelat hitam memiliki lebih banyak flavonoid daripada jenis cokelat lainnya, data menunjukkan bahwa kemampuannya untuk memberikan efek kesehatan masih minim," ujar ahli nutrisi Tufts University, Alice H Lichtenstein.
Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa konsumsi kacang almond, dark chocolate, dan kakao membantu menurunkan kolesterol jahat.
Namun, saat almond dihilangkan, dark chocolate dan kakao saja tidak tampak membantu.
Peneliti menduga dosis flavonoid dalam dark chocolate berbeda dengan dosis pada penelitian sebelumnya. "Jumlah flavonoid itu kemungkinan besar tidak dapat dicapai dengan konsumsi harian dark chocolate," ujar Lichtenstein.
Dengan demikian, cokelat mungkin punya manfaat untuk jantung, tetapi tergantung pada dosis flavonoid. Menjadikan cokelat sebagai makanan harian sah-sah saja, asalkan pilih varian dark chocolate.
>>> TVS Punya Modal Apa Lawan Honda dan Yamaha di Indonesia?
Anda tidak bisa bergantung pada konsumsi cokelat harian untuk menjaga kesehatan jantung. Kombinasikan dengan makanan bergizi lain, olahraga rutin, tidur cukup, dan kontrol stres.
Update Terbaru
New York Mets Dapatkan Matt Seelinger dari Detroit Tigers
Selasa / 07-07-2026, 10:58 WIB
Sylvester Stallone Rayakan Ultah ke-80, Kenang Karier Legendaris di Hollywood
Selasa / 07-07-2026, 10:58 WIB
Selamat! Sean Ivan De Beule Adik Irish Bella Resmi Menikah dengan Nadya Shafa pada Minggu, 5 Juli 2026
Selasa / 07-07-2026, 10:57 WIB
Kyle Karros Pukul Home Run Tiga Run, Rockies Kalahkan Giants 7-6
Selasa / 07-07-2026, 10:57 WIB
Devin Williams Catat 13th Save Saat Mets Kalahkan Braves 10-9
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB
Peresmian Gedung Baru Bimbel Scholaris 2026, Upaya Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB
Daftar 6 Tim Tersingkir di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB
IHSG Melemah ke 5.905, 239 Saham Merah di Awal Perdagangan
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB
Rupiah Bangkit Tipis ke Level Rp17.992 per Dolar AS Pagi Ini
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB
Viral Penghulu di Jaksel Pimpin Akad Nikah Pakai 3 Bahasa
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB
Profil Mohammad Azka Hafizh Adziman Peserta Clash of Champions Season 3: Umur, Agama dan Akun IG
Selasa / 07-07-2026, 10:54 WIB
Cara Mudah Cek Saldo Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 2026 via Livin Mandiri
Selasa / 07-07-2026, 10:53 WIB
Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Habis usai AS Dibantai Belgia
Selasa / 07-07-2026, 10:53 WIB







