Kunyit, rempah dari keluarga jahe, telah digunakan selama ribuan tahun sebagai bumbu dan tanaman obat.

Penelitian modern menunjukkan kunyit mengandung senyawa aktif kurkumin yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.

in1

>>> Purbaya Tak Puas Penghematan Anggaran MBG, Minta Dipangkas Lebih Dalam

Para ahli gizi menyebut kunyit sebagai bumbu dapur nomor satu untuk kesehatan secara keseluruhan. Rempah berwarna kuning keemasan ini mendukung kesehatan otak, jantung, dan usus.

Manfaat Kurkumin bagi Otak dan Jantung

Kurkumin dapat meningkatkan kadar BDNF (brain-derived neurotrophic factor) di otak. BDNF berperan penting dalam memori dan pembelajaran, dan penurunannya dikaitkan dengan depresi serta penyakit Alzheimer.

Ahli gizi Johannah Katz menyoroti potensi kurkumin dalam memengaruhi jalur amiloid dan tau, dua proses biologis yang terkait dengan penyakit Alzheimer.

>>> Bahlil Pastikan Kendala Pasokan Batu Bara PLTU Sudah Teratasi, Listrik Aman

Sementara itu, sifat antioksidan dan antiinflamasi kurkumin membantu mengurangi aterosklerosis dan stres vaskular, sehingga mendukung kesehatan jantung.

Kurkumin juga bermanfaat bagi pencernaan.

>>> Uji Coba CNG 3 Kg Segera Dimulai, Masyarakat Tak Perlu Beli Tabung

Menurut konsultan nutrisi Amy Davis, kurkumin dapat memperkuat penghalang usus dengan mendukung produksi lendir dan menjaga protein sambungan ketat antar sel usus.