Pakistan Ungkap Tantangan Terbesar Jadi Mediator AS-Iran
Pakistan mengungkap tantangan terbesar dalam perannya sebagai mediator antara Amerika Serikat dan Iran.
Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri, menyampaikan hal itu di Kedutaan Besar Pakistan, Jumat (26/6).
>>> 5 Rekomendasi Film Akhir Pekan: Obsession hingga Supergirl
"Tantangan terbesar adalah ketidakpercayaan antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara sudah lama tidak berkomunikasi sama sekali," kata Zahid.
Ia menambahkan tantangan lain adalah peran pihak-pihak yang merusak upaya negosiasi. Selain itu, membangun konsensus di antara negara-negara regional juga menjadi kendala.
"Ini bukan hanya tentang AS dan Iran, semua negara di kawasan adalah pemangku kepentingan utama dalam proses perdamaian ini," ucap dia.
Zahid mengatakan Pakistan telah berhasil melibatkan semua negara di Timur Tengah dan pihak-pihak berkepentingan. Pakistan juga sudah berkomunikasi dengan China, Iran, dan AS.
Proses perdamaian terus berjalan dan negosiasi berlangsung baik. Pakistan berharap upaya ini menghasilkan perdamaian abadi di Timur Tengah.
>>> Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp23,3 Triliun per Mei 2026
"Ini akan menjadi proses yang sulit, tetapi kami tetap berharap melalui keterlibatan diplomatik berkelanjutan, kami bisa mengamankan perdamaian.
Itu satu-satunya pilihan yang layak," ujar Zahid.
AS dan Israel menggempur Iran pada 28 Februari. Iran membalas dengan menutup Selat Hormuz.
Pekan lalu, AS-Iran sepakat meneken nota kesepahaman berisi penghentian perang dan pembukaan Selat Hormuz.
>>> Piala Presiden 2026 Jadi Panggung Emas Pesilat Muda Jember
Melalui MoU itu, kedua pihak diberi waktu 60 hari untuk negosiasi. Perundingan terbaru di Burgenstok, Swiss, menghasilkan pembentukan komite kerja dan pencairan dana Iran yang dibekukan AS.
Update Terbaru
Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut
Jumat / 26-06-2026, 20:00 WIB
Aktor Alice in Borderland Dituding Aniaya Kekasih, Kasus Nijiro Murakami Masuk Tahap Kejaksaan
Jumat / 26-06-2026, 19:45 WIB
Ratusan Supporter Padati Shibuya Rayakan Jepang Lolos ke 32 Besar
Jumat / 26-06-2026, 19:43 WIB
Joshua SEVENTEEN Sampaikan Pidato Inspiratif di Markas UNESCO Paris
Jumat / 26-06-2026, 19:42 WIB
VW Group Dikabarkan Bakal PHK 100.000 Karyawan dan Pisahkan Merek Inti
Jumat / 26-06-2026, 19:42 WIB
Judi Modus Gim Arkade di Jakarta Dibongkar, Omzet Rp2,1 M per Bulan
Jumat / 26-06-2026, 19:42 WIB
Taufik Hidayat Minta Maaf Usai 3 Tahun Sekap dan Siksa YTR
Jumat / 26-06-2026, 19:42 WIB
Polri: Markas Judol Hayam Wuruk Mirip dengan di Kamboja dan Myanmar
Jumat / 26-06-2026, 19:42 WIB
Sekjen PB IPSI: Jangan Malu Jadi Atlet Pencak Silat
Jumat / 26-06-2026, 19:42 WIB
Nijiro Murakami Diduga Lakukan Penganiayaan terhadap Mantan Pacar, Kasus Masuk Tahap Kejaksaan
Jumat / 26-06-2026, 19:41 WIB
Angkatan Darat AS Cari ISV Berat untuk Jadi Baterai Bergerak
Jumat / 26-06-2026, 19:41 WIB
Samsung Digugat Patent Troll Klaim 10 Paten Layar
Jumat / 26-06-2026, 19:41 WIB
Kerangka Gladiator Romawi yang Dimutilasi Singa Ditemukan di Inggris
Jumat / 26-06-2026, 19:40 WIB
Statistik Mbappe Vs Haaland Jelang Norwegia Vs Prancis, Siapa Lebih Tajam?
Jumat / 26-06-2026, 19:40 WIB






