Samsung Digugat Patent Troll Klaim 10 Paten Layar

Samsung kembali berurusan dengan patent troll di Amerika Serikat.
Kali ini, perusahaan asal Korea Selatan itu dituduh melanggar paten terkait layar yang dimiliki oleh Tau Ceti Ventures LLC.
>>> Kerangka Gladiator Romawi yang Dimutilasi Singa Ditemukan di Inggris
Tau Ceti Ventures LLC adalah Non-Practicing Entity (NPE) yang berbasis di AS. Perusahaan tersebut menggugat Samsung di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Timur Texas.
Gugatan itu menyebutkan bahwa berbagai produk Samsung menggunakan teknologi paten milik Tau Ceti tanpa izin.
Teknologi tersebut mencakup LED dan MicroLED yang membuat layar lebih terang, mencegah burn-in, meningkatkan daya tahan baterai, dan menekan biaya produksi.
Produk yang menjadi sasaran gugatan meliputi laptop Galaxy Book 4, semua monitor terbaru, smartphone Galaxy S25 dan Galaxy Z Flip 7, smartwatch Galaxy Watch 8, tablet Galaxy Tab A9+, serta semua model TV terbaru.
Tau Ceti Ventures LLC mengklaim bahwa produk-produk tersebut menggunakan teknologi yang dilindungi oleh 10 paten.
>>> Statistik Mbappe Vs Haaland Jelang Norwegia Vs Prancis, Siapa Lebih Tajam?
Paten-paten itu bernomor 8,089,218; 8,101,959; 8,492,780; 8,552,460; 8,766,309; 9,257,604; 9,847,460; 10,038,116; 10,439,108; dan 10,566,509.
Dalam gugatannya, Tau Ceti meminta pengadilan menyatakan Samsung melanggar paten dan memberikan ganti rugi finansial.
Perusahaan itu juga meminta ganti rugi yang diperberat dengan alasan pelanggaran dilakukan secara sengaja.
Sebelumnya, Tau Ceti Ventures LLC juga menggugat HP dan LG atas paten yang sama pada awal tahun ini.
>>> AI Berhasil Baca Gulungan Papyrus Herculaneum yang Hangus akibat Letusan Vesuvius
Patent troll adalah perusahaan yang membeli paten semata-mata untuk mendapatkan pendapatan dari gugatan atau biaya lisensi, bukan untuk memproduksi barang.
Update Terbaru
Penumpang United Airlines Ngamuk di Pesawat, Pilot Putuskan Mendarat Darurat di Tokyo
Jumat / 26-06-2026, 20:49 WIB
Wagub Rano: Jakarta Fair Penggerak UMKM, Target Transaksi Rp8 Triliun
Jumat / 26-06-2026, 20:49 WIB
Lighthouse Parenting: Pola Asuh Seimbang untuk Kemandirian Anak
Jumat / 26-06-2026, 20:49 WIB
Ford Rekrut Kembali 350 Insinyur untuk Perbaiki Kualitas Mobil Setelah AI Gagal
Jumat / 26-06-2026, 20:46 WIB
Kemenpora dan PB IPSI Kompak Targetkan Silat Masuk Olimpiade 2032
Jumat / 26-06-2026, 20:46 WIB
Jakarta Gunakan HUT Ke-499 sebagai Gerbang Menuju 5 Abad
Jumat / 26-06-2026, 20:46 WIB
Kepala YTR Korban Taufik Hidayat Alami Infeksi Parah, Ditemukan Belatung
Jumat / 26-06-2026, 20:43 WIB
Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Filipina Selatan, Belum Ada Laporan Korban
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Maradona: Doping di Piala Dunia 1994 dan Perjuangan Melawan Narkoba
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Purbaya Tunda Rilis Surat Utang RI di China, Ini Alasannya
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Perbandingan Galaxy A37 vs A27: Tidak Adil tapi Perlu
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Pembaruan Software Galaxy A54 Hadirkan Patch Keamanan Juni 2026
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Bahan Kimia Umum Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Wanita Muda
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Ilmuwan Terkejut Temukan Mekanisme Pembentukan Gunung Etna
Jumat / 26-06-2026, 20:41 WIB






