AI Berhasil Baca Gulungan Papyrus Herculaneum yang Hangus akibat Letusan Vesuvius
Selama hampir 2.000 tahun, ratusan gulungan papyrus dari Herculaneum tidak terbaca karena hangus menjadi gumpalan arang akibat letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 M.
Kini, kecerdasan buatan (AI) berhasil membaca salah satu gulungan dari awal hingga akhir tanpa pernah membukanya secara fisik.
>>> Konsumsi Rokok di Indonesia Meningkat, Berbanding Terbalik dengan Negara Lain
Pada Juni 2026, tim di balik pencapaian ini mengumumkan terobosan terbesarnya.
Perpustakaan yang Membeku oleh Gunung Berapi
Gulungan-gulungan tersebut berasal dari Herculaneum, kota Romawi yang terkubur bersama Pompeii saat Vesuvius meletus.
Ditemukan pada abad ke-18 di sebuah vila mewah yang diduga milik ayah mertua Julius Caesar, koleksi ini merupakan satu-satunya perpustakaan utuh yang bertahan dari dunia kuno.
Sayangnya, gulungan yang terkarbonisasi dan rapuh tidak dapat dibuka. Generasi peneliti yang mencoba dengan pisau, pemberat, dan bahan kimia justru banyak yang merusaknya.
Membaca Tanpa Membuka Gulungan
Solusinya datang dari perpaduan fisika dan pembelajaran mesin. Alih-alih membuka gulungan, peneliti memindainya dengan resolusi sangat tinggi menggunakan akselerator partikel.
Kemudian AI dilatih untuk melacak lapisan papyrus yang kusut dalam 3D dan mendeteksi jejak tinta karbon yang tidak terlihat oleh mata.
Upaya ini dipercepat pada tahun 2023 oleh Vesuvius Challenge, sebuah kontes yang didirikan oleh ilmuwan komputer Brent Seales dan pendukung dari Silicon Valley.
Tonggak penting terjadi pada 2023: kata pertama, "purple", muncul dari gulungan yang tersegel. Pada 2024, seluruh bagian filsafat Yunani berhasil diperoleh, memenangkan hadiah utama sebesar $700.000.
Februari 2025: pandangan pertama ke dalam gulungan PHerc. 172, dengan kata-kata seperti "jijik", "takut", dan "kehidupan".
>>> Swiss-Belboutique Yogyakarta: Akomodasi Bisnis dan Liburan dengan Sentuhan Budaya Jawa
Update Terbaru
Penumpang United Airlines Ngamuk di Pesawat, Pilot Putuskan Mendarat Darurat di Tokyo
Jumat / 26-06-2026, 20:49 WIB
Wagub Rano: Jakarta Fair Penggerak UMKM, Target Transaksi Rp8 Triliun
Jumat / 26-06-2026, 20:49 WIB
Lighthouse Parenting: Pola Asuh Seimbang untuk Kemandirian Anak
Jumat / 26-06-2026, 20:49 WIB
Ford Rekrut Kembali 350 Insinyur untuk Perbaiki Kualitas Mobil Setelah AI Gagal
Jumat / 26-06-2026, 20:46 WIB
Kemenpora dan PB IPSI Kompak Targetkan Silat Masuk Olimpiade 2032
Jumat / 26-06-2026, 20:46 WIB
Jakarta Gunakan HUT Ke-499 sebagai Gerbang Menuju 5 Abad
Jumat / 26-06-2026, 20:46 WIB
Kepala YTR Korban Taufik Hidayat Alami Infeksi Parah, Ditemukan Belatung
Jumat / 26-06-2026, 20:43 WIB
Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Filipina Selatan, Belum Ada Laporan Korban
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Maradona: Doping di Piala Dunia 1994 dan Perjuangan Melawan Narkoba
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Purbaya Tunda Rilis Surat Utang RI di China, Ini Alasannya
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Perbandingan Galaxy A37 vs A27: Tidak Adil tapi Perlu
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Pembaruan Software Galaxy A54 Hadirkan Patch Keamanan Juni 2026
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Bahan Kimia Umum Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Wanita Muda
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Ilmuwan Terkejut Temukan Mekanisme Pembentukan Gunung Etna
Jumat / 26-06-2026, 20:41 WIB






