Lighthouse Parenting: Pola Asuh Seimbang untuk Kemandirian Anak

Lighthouse parenting atau pola asuh mercusuar belakangan semakin populer di kalangan orang tua yang peduli pada kesehatan mental dan kemandirian anak.
Konsep ini dipopulerkan oleh dokter anak Kenneth Ginsburg sebagai alternatif yang lebih seimbang dibandingkan helicopter parenting.
>>> Kemenpora dan PB IPSI Kompak Targetkan Silat Masuk Olimpiade 2032
Dalam lighthouse parenting, orang tua berfungsi seperti mercusuar yang memberi arah, bukan mengendalikan setiap langkah anak.
Mereka memberikan bimbingan, membantu anak memahami risiko, dan menjadi tempat aman saat anak menghadapi kesulitan.
Pendekatan ini memberikan ruang bagi anak untuk belajar dari pengalaman, mengambil keputusan sesuai usia, dan memahami konsekuensi dari pilihannya.
Anak tetap mendapat dukungan, tetapi juga diberi kesempatan mengembangkan kemampuan mengatasi masalah secara mandiri.
Manfaat Lighthouse Parenting
Penerapan lighthouse parenting diyakini memberikan banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak. Antara lain meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, kemandirian, dan rasa percaya diri.
Pola asuh ini juga memperkuat hubungan orang tua dan anak melalui rasa saling percaya, mengurangi perilaku berisiko, serta mendukung pencapaian akademik yang lebih baik.
Anak merasa lebih aman secara emosional dan memiliki ketahanan mental yang lebih tinggi.
Selain itu, lighthouse parenting mengembangkan keterampilan sosial, sikap optimistis, dan kedewasaan. Anak tidak hanya belajar meraih keberhasilan, tetapi juga bangkit dari kegagalan.
Perbedaan dengan Helicopter Parenting
Meski sama-sama bertujuan melindungi anak, lighthouse parenting dan helicopter parenting memiliki pendekatan yang berbeda.
>>> Jakarta Gunakan HUT Ke-499 sebagai Gerbang Menuju 5 Abad
Dalam helicopter parenting, orang tua cenderung terlibat dalam hampir semua aspek kehidupan anak dan sering turun tangan menyelesaikan masalah.
Sebaliknya, lighthouse parenting memberi ruang bagi anak menghadapi tantangan sendiri. Orang tua mengawasi dan siap membantu, tetapi tidak mengambil alih proses.
Update Terbaru
CNN Indonesia Resmi Buka Kejuaraan Pencak Silat Piala Presiden 2026
Jumat / 26-06-2026, 21:56 WIB
Aparat Bubarkan Massa Aksi di Surabaya, Belasan Ditangkap
Jumat / 26-06-2026, 21:51 WIB
15 Perusahaan di RI Diduga Jadi Sponsor WNA di Markas Judol Hayam Wuruk
Jumat / 26-06-2026, 21:51 WIB
11 Tuntutan Aksi Masyarakat Sipil Surabaya yang Dibubarkan Malam Ini
Jumat / 26-06-2026, 21:51 WIB
Pemprov DKI Luncurkan Jakarta Film Commission untuk Wujudkan Kota Sinema
Jumat / 26-06-2026, 21:50 WIB
Taylor Swift Dikabarkan Ganti Beberapa Gaun di Pesta Pernikahan
Jumat / 26-06-2026, 21:49 WIB
Millie Bobby Brown Tampil Memukau di Premiere 'Enola Holmes 3'
Jumat / 26-06-2026, 21:49 WIB
PB IPSI: Piala Presiden 2026 Perkuat Misi ke Olimpiade 2028
Jumat / 26-06-2026, 21:49 WIB
HUT ke-499 Jakarta, Rano Karno Ungkap Fokus Kerja Pemprov DKI
Jumat / 26-06-2026, 21:49 WIB
Istana Respons Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Fokus Kerja Dulu
Jumat / 26-06-2026, 21:49 WIB
Survei: Netanyahu Makin Tidak Disukai, Gadi Eisenkot Calon Kuat Pengganti
Jumat / 26-06-2026, 21:49 WIB
Pesawat Kecil Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Terekam Video
Jumat / 26-06-2026, 21:46 WIB
Sinopsis Notes from the Last Row, Drama Korea Terbaru Choi Min-sik di Netflix
Jumat / 26-06-2026, 21:46 WIB
5 Tanda Seseorang Tak Menyukai Kita yang Terlihat dari Chat
Jumat / 26-06-2026, 21:46 WIB






