5 Cara Memuji Anak Tanpa Membuatnya Sombong, Tumbuhkan Mental Sehat
Memuji anak adalah cara sederhana untuk menunjukkan dukungan dan menghargai perilaku mereka. Namun, tidak semua pujian berdampak positif.
Pujian yang berlebihan, terlalu umum, atau membandingkan dengan orang lain justru bisa membuat anak sombong dan sulit menerima kritik.
>>> Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia usai Swiss Hajar Kanada 2-1
Orang tua perlu tahu cara memuji yang tepat agar anak tumbuh percaya diri tanpa merasa lebih baik dari orang lain.
1. Fokus pada Perilaku, Bukan Label Anak
Berikan pujian spesifik pada tindakan atau usaha anak, misalnya "Ibu suka cara kamu membereskan meja makan, terima kasih sudah membantu."
Hindari label seperti "Kamu anak yang rajin" atau "Kamu hebat".
Dengan begitu, anak memahami bahwa yang dihargai adalah perilaku spesifik, bukan sekadar identitasnya.
2. Pastikan Pujian Benar-benar Tulus
Jangan memberikan pujian jika tidak sungguh-sungguh. Anak bisa merasakan ketidaktulusan dari nada suara atau ekspresi orang tua.
Pujian yang dibuat-buat mengurangi makna apresiasi dan membuat anak kurang percaya. Misalnya, saat hasil gambar anak asal-asalan, jangan memuji berlebihan.
>>> Live Report: Skotlandia vs Brasil di Piala Dunia 2026
Katakan saja, "Kamu sudah berusaha, ya. Ibu lihat kamu menggambar banyak hal."
3. Hindari Pujian yang Terlalu Melebih-lebihkan
Kalimat seperti "Ini gambar terbaik di dunia!"
mungkin terdengar menyenangkan, tetapi jika terlalu sering, anak bisa kehilangan kemampuan menilai realitas atau takut tidak memenuhi ekspektasi tinggi.
4. Biasakan Mengapresiasi Proses dan Usaha
Fokus pada usaha, bukan hanya hasil akhir. Daripada "Hebat, nilai 100!"
, lebih baik katakan "Ibu bangga akan usaha kerasmu dalam belajar dan latihan soal."
Anak pun memahami bahwa proses dan ketekunan lebih penting daripada hasil semata.
>>> Sakamoto Days Season 2 Tayang Januari 2027 di Netflix, Ini yang Perlu Diketahui
5. Hindari Membandingkan dengan Orang Lain
Pujian seperti "Kamu lebih pintar dari teman-temanmu" bisa menumbuhkan sikap kompetitif tidak sehat atau rasa unggul berlebihan. Arahkan pujian pada perkembangan diri anak sendiri.
Update Terbaru
Ford 1941 Ditemukan di Kapal Induk Perang Dunia II yang Tenggelam di Pasifik
Kamis / 25-06-2026, 06:11 WIB
GM Investasi Rp2,4 Triliun untuk Cadillac Baru Bertenaga Bensin
Kamis / 25-06-2026, 06:11 WIB
Tebak Penyanyi Kanada dalam Bikini Animal Print
Kamis / 25-06-2026, 05:57 WIB
Olivia Wilde Bantah Terlibat Pertengkaran dengan Florence Pugh di Set Film
Kamis / 25-06-2026, 05:56 WIB
Surat Penangkapan Dikeluarkan untuk Mantan Istri Eminem yang Bolos Sidang DUI
Kamis / 25-06-2026, 05:56 WIB
Savannah Guthrie Hubungi Polisi Usai YouTuber Streaming di Depan Rumah Ibunya
Kamis / 25-06-2026, 05:56 WIB
Daftar 9 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Swiss dan Kanada Terbaru
Kamis / 25-06-2026, 05:56 WIB
Media Israel Nilai Turki Lebih Berbahaya dari Iran, Ini Alasannya
Kamis / 25-06-2026, 05:56 WIB
30 Pegawai Bea Cukai Juanda Diperiksa dalam Kasus Impor HP Bekas Ilegal
Kamis / 25-06-2026, 05:56 WIB
Deret Keheranan Tifa Saat Ditangkap: Diborgol hingga Dibawa ke Polda
Kamis / 25-06-2026, 05:55 WIB
Ramalan Zodiak 25 Juni: Aquarius Susun Rencana, Capricorn Tambah Motivasi
Kamis / 25-06-2026, 05:55 WIB
Pria Hobi Lari Rekam Momen Pernikahan Pakai Strava, Hasilnya Unik
Kamis / 25-06-2026, 05:55 WIB
Jadwal KRL Solo Jogja 24–25 Juni 2026 Lengkap dari Palur hingga Tugu
Kamis / 25-06-2026, 05:50 WIB
Polisi Montreal, Warga, dan Pelaku Tewas dalam Baku Tembak
Kamis / 25-06-2026, 05:45 WIB






