Para arkeolog dikejutkan oleh penemuan kerangka seorang gladiator Romawi yang tewas diterkam singa, ditemukan jauh dari Colosseum, tepatnya di York, Inggris.

Kerangka tersebut telah disimpan selama dua dekade sebelum teknologi forensik modern mengungkap penyebab kematiannya.

in1

>>> Statistik Mbappe Vs Haaland Jelang Norwegia Vs Prancis, Siapa Lebih Tajam?

Pemakaman Gladiator di York

Kisah ini bermula di Driffield Terrace, sebuah pemakaman Romawi di pinggiran York, yang oleh bangsa Romawi disebut Eboracum.

Penggalian yang dimulai pada 2004 menemukan sisa-sisa 82 pria bertubuh kuat, banyak di antaranya memiliki bekas luka sembuh dan tanda-tanda pemenggalan.

Analisis email gigi menunjukkan mereka berasal dari berbagai penjuru Kekaisaran Romawi, meyakinkan para peneliti bahwa mereka telah menemukan salah satu kuburan gladiator terbaik di dunia.

Gigitan Singa Terungkap

Satu kerangka menonjol: seorang pria berusia 26-35 tahun dengan depresi aneh di panggulnya yang membingungkan para ahli sejak penggalian.

Tim forensik melakukan pemindaian 3D pada tanda tersebut dan membandingkannya dengan gigitan singa, cheetah, dan kucing besar lain di kebun binatang modern.

Hasilnya jelas: luka tusuk berasal dari kucing besar, kemungkinan besar singa. Tidak ada tanda penyembuhan, artinya pria itu tewas segera setelah serangan.

>>> AI Berhasil Baca Gulungan Papyrus Herculaneum yang Hangus akibat Letusan Vesuvius

Ini adalah bukti fisik pertama di Eropa tentang manusia yang bertarung melawan hewan di arena. Sebelumnya, tontonan semacam itu hanya diketahui dari teks, mosaik, dan ukiran Romawi.

Temuan ini dipublikasikan di jurnal PLOS One pada 2025.

Akhir yang Brutal di Ujung Kekaisaran

Letak gigitan di pinggul, bukan area vital, menunjukkan singa menangkap dan menyeret gladiator yang jatuh, bukan memberikan pukulan mematikan.

Pria itu juga dipenggal, mungkin untuk mengakhiri penderitaannya atau sebagai ritual pemakaman, lalu dikubur bersama dua orang lain dengan tulang kuda di atasnya.

Yang paling mencolok adalah lokasinya: duel antara manusia dan singa ini terjadi bukan di Colosseum, melainkan di Inggris utara, dekat perbatasan dingin dan jauh kekaisaran.

>>> Konsumsi Rokok di Indonesia Meningkat, Berbanding Terbalik dengan Negara Lain

Ini membuktikan bahwa bangsa Romawi membawa selera mereka akan olahraga berdarah, dan hewan eksotis untuk mendukungnya, hingga ke ujung dunia mereka.