Para arkeolog menemukan bukti bahwa tengkorak manusia di China kuno sengaja diubah menjadi alat dan wadah lebih dari 4.000 tahun lalu.

Temuan ini dipublikasikan di jurnal Scientific Reports pada Agustus 2025.

in1

>>> Moto Pad 70 Pro Resmi Meluncur di India pada 27 Juni

Tim peneliti internasional yang dipimpin Junmei Sawada dari Niigata University of Health and Welfare menganalisis 183 tulang manusia dari Delta Sungai Yangtze.

Sebanyak 52 spesimen menunjukkan modifikasi yang jelas. Ini adalah contoh pertama pembuatan perkakas dari tulang manusia yang terdokumentasi di China Neolitikum.

Tengkorak Diubah Menjadi Mangkuk dan Topeng

Para pengrajin memotong empat tengkorak secara horizontal untuk dijadikan mangkuk. Empat tengkorak lainnya dibelah vertikal menjadi fragmen wajah menyerupai topeng.

Koleksinya juga mencakup pecahan tengkorak berbentuk piring, rahang bawah dengan tepi bawah rata, potongan tulang berlubang, dan anggota badan yang dikerjakan.

Penanggalan karbon menunjukkan aktivitas ini terjadi antara 4.800 hingga 4.600 tahun lalu, bertepatan dengan puncak kekuasaan Liangzhu sebagai masyarakat perkotaan awal.

Liangzhu dikenal dengan sistem air canggih, giok upacara yang rumit, dan bangunan monumental. Temuan tulang yang dimodifikasi menambah dimensi tak terduga pada peradaban bertingkat ini.

Bukan Kekerasan, Melainkan Ketidakpedulian Sosial

Para peneliti awalnya menduga modifikasi tengkorak terkait perang atau pengorbanan. Namun bukti fisik menunjukkan sebaliknya.

Tulang-tulang itu tidak memiliki luka pertahanan, trauma, atau tanda-tanda pemotongan akibat kekerasan. Tim menyimpulkan bahwa pekerja mengumpulkan kerangka setelah pembusukan alami selesai, setelah individu meninggal secara wajar.

>>> OPPO Rilis Pembaruan ColorOS 16 Juni dengan Widget Olahraga dan Berbagi Audio

Hal ini menggeser narasi sejarah dari kekerasan. Ini menyoroti budaya yang berhenti memberikan perawatan seremonial tradisional kepada mayat tertentu.