Virus Raksasa di Greenland Bisa Perlambat Pencairan Es
Para ilmuwan dari Aarhus University menemukan virus raksasa yang hidup aktif di permukaan lapisan es Greenland.
Temuan ini mengejutkan karena sebelumnya virus semacam itu hanya ditemukan di lautan, tanah dalam, dan jaringan manusia.
>>> Bode Miller Bantah Miliki Narkoba Saat Ditangkap di Idaho
Virus ini berukuran hingga 2,5 mikrometer, sekitar 125 kali lebih besar dari virus biasa. Genomnya mencapai 2,5 juta pasang basa, setara dengan bakteri kompleks.
Analisis DNA dan RNA dari sampel es dan salju menunjukkan virus tersebut tidak dalam keadaan dorman. Mereka justru aktif melakukan transkripsi dan replikasi di lingkungan beku.
Peran Virus dalam Mengatur Albedo Es
Virus raksasa ini memengaruhi keseimbangan termal Arktik dengan mengendalikan efek albedo. Albedo adalah ukuran seberapa banyak energi matahari yang dipantulkan permukaan.
Pada musim semi Arktik, alga mikroskopis mekar di lapisan es, mengubah permukaan putih menjadi cokelat gelap. Warna gelap ini menurunkan albedo, sehingga es menyerap lebih banyak panas.
>>> Kandi Burruss dan Todd Tucker Liburan Keluarga Meski Sudah Cerai
Dengan menginfeksi dan menghancurkan koloni alga, virus raksasa menekan pertumbuhan alga yang berlebihan. Hal ini menjaga permukaan es tetap terang dan memperlambat proses pencairan.
Dampak pada Siklus Karbon dan Model Iklim
Tim peneliti menduga dampak ekologis virus ini tidak hanya terbatas pada pengaturan alga. Mereka juga berperan dalam siklus karbon biogeokimia di lingkungan glasial.
Dengan memecah sel alga, virus mengubah cara karbon organik dan gas rumah kaca bergerak melalui lapisan es menuju atmosfer.
Peneliti berencana menentukan sebaran geografis komunitas virus ini di Arktik.
>>> Ibu Anak Drake, Sophie Brussaux, Menikahi Petarung Muay Thai
Integrasi dinamika virus-alga ke dalam model iklim akan membantu prediksi yang lebih akurat tentang respons lapisan es terhadap pemanasan global.
Update Terbaru
Classroom of the Elite Season 5 Resmi Diumumkan
Kamis / 25-06-2026, 01:08 WIB
Startup Hypercar Baru Ingin Anda Mengendarainya Seperti Superbike
Kamis / 25-06-2026, 01:07 WIB
Mantan Eksekutif BMW Yakin Zeekr Setara dengan Merek Premium Jerman
Kamis / 25-06-2026, 01:07 WIB
Samsung Mulai Uji Coba One UI 9.0 untuk Galaxy A07
Kamis / 25-06-2026, 01:07 WIB
Kisah Prajurit Abad Pertengahan Inggris Terungkap Lewat Database
Kamis / 25-06-2026, 01:07 WIB
Serum Nabati Tumbuhkan Rambut dan Tingkatkan Ketebalan 25% dalam 56 Hari
Kamis / 25-06-2026, 01:07 WIB
Travis Barker dan Alabama Dukung Landon di Konser L.A.
Kamis / 25-06-2026, 01:04 WIB
Brooks Nader Bantah Pacaran dengan Taron Egerton
Kamis / 25-06-2026, 01:00 WIB
Diskon Permainan Luar Ruangan Musim Panas di Amazon
Kamis / 25-06-2026, 01:00 WIB
Helikopter Tempur AW249 Fenice Milik Italia Tampil Perdana di ILA Berlin
Kamis / 25-06-2026, 00:59 WIB
Nick Carter: Saksi Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual Melissa Schuman
Kamis / 25-06-2026, 00:57 WIB
Izin Penutupan Jalan Dekat MSG Dikaitkan dengan Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Kamis / 25-06-2026, 00:57 WIB
Jadwal Siaran Langsung Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Kamis / 25-06-2026, 00:56 WIB
Jaksa Agung Usulkan Penyatuan Pidum dan Pidsus dalam Satu Komando
Kamis / 25-06-2026, 00:56 WIB






