Laga Norwegia melawan Prancis di Grup I Piala Dunia 2026 diprediksi menghadirkan duel menarik antara dua penyerang paling produktif saat ini, Erling Haaland dan Kylian Mbappe. Ketajaman keduanya berpotensi menjadi pembeda dalam perebutan posisi teratas klasemen grup.

Baik Haaland maupun Mbappe sama-sama mengoleksi empat gol dalam dua pertandingan. Catatan tersebut membuat keduanya masuk dalam persaingan peraih Sepatu Emas sepanjang turnamen.

Produktivitas Gol di Piala Dunia 2026

in1

Mbappe mencatatkan empat gol hanya dalam 199 menit bermain. Sementara itu, Haaland membutuhkan 207 menit untuk menghasilkan jumlah gol yang sama.

Dari empat gol Mbappe, satu tercipta pada babak pertama dan tiga lainnya setelah jeda. Dua gol di antaranya menjadi pembuka bagi timnya.

Haaland membagi golnya secara merata dengan dua gol pada babak pertama dan dua gol di babak kedua. Dari seluruh gol tersebut, satu menjadi gol pembuka pertandingan.

Secara produktivitas, Mbappe sedikit unggul karena mampu mencetak jumlah gol yang sama dengan waktu bermain lebih singkat.

Ancaman ke Gawang Lawan

Dalam urusan menciptakan peluang, Mbappe tampil lebih agresif. Penyerang Prancis itu melepaskan 12 tembakan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang.

Haaland mencatat sembilan percobaan, enam di antaranya tepat sasaran. Meski volume tembakannya lebih sedikit, efektivitas Haaland lebih tinggi.

Sebanyak 44 persen peluang Haaland berhasil dikonversi menjadi gol. Adapun rasio konversi Mbappe berada di angka 33 persen.

>>> AI Berhasil Baca Gulungan Papyrus Herculaneum yang Hangus akibat Letusan Vesuvius

Kontribusi Saat Bertahan

Peran penyerang tidak hanya diukur dari jumlah gol. Tekanan kepada lawan saat kehilangan bola juga menjadi bagian penting dalam permainan modern.