Samsung secara mengejutkan merilis pembaruan perangkat lunak untuk Galaxy S8, Galaxy S8+, dan Galaxy Note 8. Ketiga ponsel ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2017.

Pembaruan ini tidak menghadirkan fitur baru, melainkan berfokus pada peningkatan performa dan stabilitas sistem. Hal ini terungkap dari changelog resmi operator Verizon di Amerika Serikat.

in1

>>> Galaxy Tab S12 Ultra Dikabarkan Bakal Tinggalkan Notch, Beralih ke Punch-Hole

Dukungan perangkat lunak resmi untuk seri Galaxy S8 dan Note 8 telah berakhir pada tahun 2022.

Sejak saat itu, perangkat tersebut hanya menjalankan versi Android dan patch keamanan yang sudah berusia beberapa tahun.

Meskipun mendapat pembaruan terbaru, perangkat ini masih menggunakan patch keamanan dari tahun 2021. Artinya, mereka tidak mendapatkan perlindungan terhadap ancaman keamanan terbaru.

>>> Google Investasi Rp1,3 Triliun ke A24, Kembangkan Film dengan AI

Pembaruan semacam ini jarang terjadi untuk ponsel yang sudah lama melewati masa dukungan resmi. Langkah Samsung ini pun mengejutkan banyak pengguna.

Sebelumnya, Apple juga merilis pembaruan untuk iPhone 5s agar layanan seperti FaceTime dan iMessage tetap berfungsi. Hal serupa kini dilakukan Samsung untuk lini flagship lamanya.

>>> Prediksi Norwegia vs Prancis di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Juara Grup

Bagi pemilik Galaxy S8 dan Note 8 yang masih menggunakan perangkat tersebut sebagai cadangan, pembaruan ini menjadi peningkatan kecil yang disambut baik.