Menjaga pola makan memang penting, tetapi terlalu ketat mengatur asupan kalori dan pantangan makanan justru bisa memicu stres.

Sebagai alternatif, konsep intuitive eating atau makan intuitif bisa menjadi solusi. Pendekatan ini menekankan pola makan yang baik untuk kesehatan fisik dan mental secara holistik.

in1

>>> Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.922 per Dolar AS Jumat Sore

Apa Itu Intuitive Eating?

Istilah intuitive eating pertama kali diperkenalkan oleh Evelyn Tribole dan Elyse Resch dalam buku mereka pada 1995.

Konsep ini mengajak kita untuk berdamai dengan semua jenis makanan dan menyelaraskan diri dengan sinyal tubuh tentang apa dan berapa banyak yang harus dimakan.

Dengan belajar mendengarkan isyarat tubuh, seseorang bisa membangun cara makan yang berkelanjutan tanpa perlu mencatat kalori atau membatasi makan secara berlebihan.

8 Prinsip Intuitive Eating

Jika ingin menerapkan intuitive eating, ada beberapa prinsip yang perlu diingat.

Pertama, jangan ikuti pola diet tertentu.

Mengikuti aturan makan yang ketat tidak menjamin berat badan turun dalam jangka panjang dan bisa membuat tubuh kekurangan nutrisi.

Kedua, makanlah saat lapar. Mengabaikan rasa lapar bisa menyebabkan makan berlebihan dan memilih makanan sembarangan.

>>> Pakistan Tegaskan Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka

Ketiga, perhatikan rasa kenyang. Berhentilah sejenak saat makan untuk mengecek tingkat lapar, dan nikmati pengalaman makan hingga merasa puas.

Keempat, pilih makanan yang membuat nyaman. Makanlah sesuai kebutuhan kesehatan dan selera, tetapi tetap dalam moderasi.

Kelima, hormati perasaan tanpa menggunakan makanan. Makanan boleh digunakan untuk menenangkan diri, tetapi jangan jadikan satu-satunya solusi untuk masalah emosional.

Keenam, hormati tubuh. Tidak ada bentuk tubuh ideal yang baku; fokuslah pada hal positif yang diberikan makanan.

Ketujuh, gerakan penuh kesadaran. Olahraga dianjurkan untuk kegembiraan bergerak, bukan sekadar menurunkan berat badan.

Kedelapan, menghormati kesehatan. Meski penting mendapatkan berbagai nutrisi, makanan untuk kesenangan juga baik untuk kesehatan mental.

>>> BPS Jelaskan Alasan Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026 Lebih Rinci

Itulah delapan prinsip intuitive eating yang bisa diterapkan dalam pola makan sehari-hari.