Selebgram Larissa Chou akhirnya memberikan tanggapan atas berbagai tudingan yang beredar setelah dirinya mengajukan gugatan cerai terhadap Ikram Rosadi di Pengadilan Agama Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Ia menegaskan kabar yang menyebut dirinya berselingkuh sebagai penyebab perpisahan tersebut tidak benar.

Isu itu kembali mencuat setelah sejumlah akun media sosial menghubungkan gugatan cerai Larissa dengan polemik yang pernah ramai pada 2022. Salah satu unggahan bahkan menyebut perceraian yang dialaminya sebagai bentuk balasan atas tuduhan yang pernah diarahkan kepadanya pada masa lalu.

in1

Menanggapi narasi tersebut, Larissa mengaku kembali menjadi sasaran fitnah yang disebarkan melalui berbagai akun di media sosial, baik di Threads maupun Instagram.

"Enggak mempan bertahun-tahun fitnah masa lalu, sekarang pakai akun-akun banyak berkedok netizen di Threads dan Instagram (buzzer juga). Pakai fitnah dengan cara ngatain aku selingkuh," ujar Larissa, Jumat (26/6/2026).

Larissa menegaskan tidak pernah mengkhianati Ikram Rosadi selama menjalani rumah tangga mereka. Menurutnya, keputusan mengajukan gugatan cerai sama sekali tidak berkaitan dengan perselingkuhan.

"Di pernikahan yang sekarang, mohon maaf ya. Aku sangat setia sama beliau, dari awal sampai akhir memutuskan menggugat cerai tidak ada satu kali pun mengkhianati mantan suami," katanya.

>>> Cara Cek Penerima PIP 2026 Online via SIPINTAR, Gunakan NISN dan NIK

Ia juga menilai tuduhan tersebut tidak masuk akal karena hubungan dirinya dengan Ikram masih berjalan baik meski proses perceraian sedang berlangsung.

"Kalau misalkan aku selingkuh, aduh-aduh sudah jadi tempe kayaknya selingkuhannya sama beliau dan teman-temannya. Hubungan kami juga baik, sehingga stop jahat. Dunia mau kiamat," ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Larissa menyayangkan masih adanya pihak-pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut. Ia menilai energi untuk membuat narasi negatif di media sosial seharusnya digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat.

"Bucin gini kok dibilang selingkuh, basi banget. Mana akunnya banyak berkedok netizen seolah comment gitu. Mendingan dipakai untuk mengkritik pemerintah saja lebih berguna," tutup Larissa.