VW Group Dikabarkan Bakal PHK 100.000 Karyawan dan Pisahkan Merek Inti
Volkswagen dilaporkan tengah mempertimbangkan pemangkasan hingga 100.000 pekerjaan di seluruh dunia. Empat pabrik di Jerman disebut akan ditutup setelah program produksi saat ini berakhir.
Langkah ini merupakan bagian dari rencana restrukturisasi besar-besaran yang mencakup pengurangan investasi, pemotongan administrasi, hingga perubahan struktur organisasi Grup VW.
>>> Ian Callum Desain Ulang Jaguar XJ220, Butuh Mobil Asli untuk Dibangun
Jika terealisasi, ini akan menjadi salah satu guncangan terbesar dalam sejarah perusahaan.
Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Manager Magazin dan kemudian dikutip oleh Reuters.
Menurut laporan tersebut, CEO Oliver Blume dan CFO Arno Antlitz tengah menyiapkan langkah-langkah drastis untuk membuat perusahaan lebih ramping setelah laba turun 44 persen pada 2025 dan persaingan semakin ketat.
Empat Pabrik di Jerman Terancam Tutup
Pabrik yang disebut terancam adalah fasilitas VW di Hanover, Emden, dan Zwickau, serta pabrik Audi di Neckarsulm.
Produksi di pabrik-pabrik tersebut akan dihentikan setelah program kendaraan saat ini berakhir.
Reuters melaporkan bahwa lebih dari 45.000 posisi terkait dengan pabrik-pabrik tersebut. Angka itu belum termasuk pemotongan yang sudah berjalan dari inisiatif penghematan sebelumnya.
>>> Hyundai Avante 2027 Meluncur, Lebih Besar dan Tajam
Selain pemangkasan produksi, manajemen juga dikabarkan tengah menjajaki reorganisasi yang dapat memisahkan merek VW dan bisnis komponennya menjadi entitas mandiri.
Langkah ini dinilai dapat menyederhanakan struktur manajemen dan memberi fleksibilitas lebih besar.
VW belum mengonfirmasi detail laporan tersebut.
Juru bicara perusahaan mengatakan bahwa diskusi sedang berlangsung melalui jalur tata kelola yang sesuai dan menegaskan bahwa "seluruh grup...
harus mengalami perubahan besar" untuk tetap kompetitif.
Serikat pekerja IG Metall dan dewan pekerja VW mengecam rencana tersebut dan memperingatkan akan melawan setiap upaya untuk memberlakukannya.
>>> Hyundai Elantra Generasi Terbaru Hadir dengan Desain Tajam dan Teknologi AI
Rapat dewan pengawas kunci dijadwalkan pada 9 Juli, sehingga para pekerja VW akan menanti dengan cemas kepastian di balik kabar ini.
Update Terbaru
Pemkot Bekasi Studi Tiru PLTSa ke China, Siapkan Bantargebang Jadi Ikon Pengolahan Sampah Modern
Jumat / 26-06-2026, 21:01 WIB
Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok
Jumat / 26-06-2026, 21:01 WIB
Penumpang United Airlines Ngamuk di Pesawat, Pilot Putuskan Mendarat Darurat di Tokyo
Jumat / 26-06-2026, 20:49 WIB
Wagub Rano: Jakarta Fair Penggerak UMKM, Target Transaksi Rp8 Triliun
Jumat / 26-06-2026, 20:49 WIB
Lighthouse Parenting: Pola Asuh Seimbang untuk Kemandirian Anak
Jumat / 26-06-2026, 20:49 WIB
Ford Rekrut Kembali 350 Insinyur untuk Perbaiki Kualitas Mobil Setelah AI Gagal
Jumat / 26-06-2026, 20:46 WIB
Kemenpora dan PB IPSI Kompak Targetkan Silat Masuk Olimpiade 2032
Jumat / 26-06-2026, 20:46 WIB
Jakarta Gunakan HUT Ke-499 sebagai Gerbang Menuju 5 Abad
Jumat / 26-06-2026, 20:46 WIB
Kepala YTR Korban Taufik Hidayat Alami Infeksi Parah, Ditemukan Belatung
Jumat / 26-06-2026, 20:43 WIB
Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Filipina Selatan, Belum Ada Laporan Korban
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Maradona: Doping di Piala Dunia 1994 dan Perjuangan Melawan Narkoba
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Purbaya Tunda Rilis Surat Utang RI di China, Ini Alasannya
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Perbandingan Galaxy A37 vs A27: Tidak Adil tapi Perlu
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB
Pembaruan Software Galaxy A54 Hadirkan Patch Keamanan Juni 2026
Jumat / 26-06-2026, 20:42 WIB






