Setelah bertahun-tahun setia pada Spotify, seorang pengguna akhirnya memberi kesempatan pada YouTube Music. Hasilnya di luar dugaan: ia merasa sulit untuk kembali.

Awalnya, ia hanya ingin memanfaatkan langganan Google One yang sudah termasuk YouTube Premium dan YouTube Music.

in1

>>> Cara Praktis Cek Desil 2026 untuk Status Penerima Bansos Secara Online

Tanpa biaya tambahan, ia pun menginstal ulang aplikasi tersebut di Google Pixel 9 Pro XL.

Ia penasaran apakah YouTube Music sudah berkembang setelah bertahun-tahun tidak digunakan. Ternyata, layanan itu jauh lebih baik dari yang dibayangkan.

Nilai Tambah dari Bundel Google One

Sebelumnya, ia enggan berlangganan YouTube Music karena harga individu lebih mahal dari Spotify di wilayahnya.

Namun, setelah meningkatkan paket Google One AI Premium, ia mendapatkan akses ke YouTube Music Premium tanpa biaya tambahan.

Paket tersebut tidak memberikan fitur YouTube Premium penuh, tetapi sudah mencakup unduhan offline dan streaming bebas iklan. Ini menjadi nilai jual utama yang membuatnya beralih.

Transfer Koleksi yang Mudah

Proses migrasi dari Spotify ke YouTube Music ternyata sangat lancar. Google mengarahkan pengguna ke alat pihak ketiga bernama TuneMyMusic yang hanya memerlukan beberapa ketukan.

Fitur unggulan lainnya adalah music locker, yang memungkinkan unggahan koleksi lokal dari komputer. YouTube Music secara otomatis mencocokkan metadata dan sampul lagu.

Spotify tidak memiliki cara resmi untuk mengunggah koleksi lokal, menjadikan ini keunggulan tersendiri bagi YouTube Music.

>>> 3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026

Rekomendasi yang Lebih Cerdas

Salah satu kejutan terbesar adalah kualitas rekomendasi YouTube Music. Algoritmanya cepat belajar dari preferensi pengguna hanya dengan beberapa kali skip atau dislike.