Rusia Siap Kawal Kesepakatan AS-Iran ke PBB

Moskow mengirim sinyal kuat bahwa peluang tercapainya kesepakatan bersejarah antara Amerika Serikat dan Iran semakin terbuka.
Rusia menyatakan kesiapannya membantu proses pengesahan perjanjian tersebut di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
>>> Kemhan Evaluasi Total Latsarmil Usai Tiga Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal
Pernyataan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Rusia setelah Washington dan Teheran menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada 17 Juni 2026.
MoU tersebut menjadi dasar perundingan menuju kesepakatan final dalam waktu 60 hari.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan negaranya siap mengambil peran konstruktif.
Hal itu berlaku apabila AS dan Iran berhasil menyelesaikan seluruh tahapan negosiasi yang saat ini sedang berlangsung.
“Ketika Amerika Serikat dan Iran telah meresmikan kesepakatan final mereka, kami siap berpartisipasi dalam proses pembahasan rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB secara se-konstruktif mungkin,” kata Zakharova dalam konferensi pers di Moskow.
Pernyataan tersebut menjadi perkembangan penting.
Kesepakatan yang sedang dirancang tidak hanya akan berlaku bagi kedua negara, tetapi berpotensi mendapatkan legitimasi internasional melalui Dewan Keamanan PBB.
Menurut Zakharova, memorandum yang telah ditandatangani oleh Presiden Amerika Serikat dan Presiden Iran itu memuat target penyelesaian kesepakatan final dalam kurun waktu 60 hari.
Opsi perpanjangan tersedia apabila kedua pihak sepakat.
Ia menjelaskan bahwa dokumen tersebut juga membuka jalan bagi pembentukan resolusi Dewan Keamanan PBB. Resolusi itu nantinya akan mengikat seluruh negara anggota PBB.
Langkah itu dinilai sebagai upaya untuk memastikan implementasi kesepakatan memiliki dasar hukum internasional yang kuat. Hal ini sekaligus memberikan kepastian bagi seluruh pihak yang terlibat.
Stabilitas Kawasan Teluk dan Proyek Infrastruktur
Update Terbaru
Dua Gempa Besar Guncang Venezuela, Iran Kecam NATO Bantu AS
Jumat / 26-06-2026, 07:07 WIB
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Teratas, Ekuador Lolos
Jumat / 26-06-2026, 07:07 WIB
Keluarga Curiga Pria Misterius di Balik Kematian ASN di Bandara Juanda
Jumat / 26-06-2026, 07:07 WIB
Zoox Perkenalkan Robotaxi Terbaru, Siap Produksi Massal Tahun Ini
Jumat / 26-06-2026, 07:06 WIB
Kecap Manis Ternyata Mengandung Natrium, Aman Dikonsumsi?
Jumat / 26-06-2026, 07:05 WIB
Daftar 8 Tim yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Jumat / 26-06-2026, 07:05 WIB
Link Live Streaming Turki vs AS di Piala Dunia 2026
Jumat / 26-06-2026, 07:01 WIB
Kisah Glodok, Chinatown Terbesar RI yang Berakar dari Kolonial Belanda
Jumat / 26-06-2026, 07:01 WIB
Zlatan Ibrahimovic Angkat Topi untuk Ronaldo: CR7 Tak Pernah Hilang dari Panggung Sepak Bola
Jumat / 26-06-2026, 07:01 WIB
Diplomasi AS di Teluk Memanas, Rubio Tegaskan Tak Ada Pungutan di Selat Hormuz
Jumat / 26-06-2026, 07:01 WIB
Gelombang Panas Spanyol Tewaskan 212 Orang, Suhu Capai 43,7 Derajat
Jumat / 26-06-2026, 07:00 WIB
Bahlil Ungkap Strategi Jaga Harga BBM Subsidi Tak Naik Meski Minyak Melonjak
Jumat / 26-06-2026, 07:00 WIB
Semen Magnetik Ciptaan Pemuda 29 Tahun Siap Ubah Industri Konstruksi
Jumat / 26-06-2026, 07:00 WIB






