Kecap manis menjadi pelengkap favorit berbagai hidangan, mulai dari nasi goreng, sate, bakso, hingga aneka tumisan.

Rasanya yang manis membuat banyak orang merasa lebih aman mengonsumsinya dibandingkan garam atau kecap asin.

in1

>>> Daftar 8 Tim yang Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Padahal, di balik rasa manis tersebut, kecap manis tetap mengandung natrium yang perlu diperhatikan jumlahnya.

Natrium merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan, mendukung fungsi saraf, serta membantu kerja otot.

Namun, konsumsi natrium yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit kardiovaskular.

Bukan Gulanya, Garam dalam Kecap Manis Justru Lebih Berbahaya

Saat membicarakan hipertensi atau tekanan darah tinggi, banyak orang langsung mengaitkannya dengan konsumsi garam.

Padahal, asupan natrium juga dapat berasal dari berbagai bumbu dan kondimen yang digunakan sehari-hari.

Sebuah studi berjudul Determinants of High-Sodium Food Intake Among Patients with Hypertension in Indonesia menyebutkan bahwa natrium tidak hanya berasal dari garam meja, tetapi juga dari berbagai bumbu dan penyedap yang ditambahkan selama proses memasak.

Kecap manis menjadi salah satu contoh yang dekat dengan pola makan masyarakat Indonesia.

Meski memiliki rasa dominan manis, kecap tetap dibuat menggunakan garam dan melalui proses fermentasi yang menghasilkan kandungan natrium.

Rasa manis pada kecap sering kali membuat orang lupa bahwa produk ini juga memiliki karakter asin.

Gula yang ditambahkan dapat menyamarkan rasa asin tersebut sehingga kandungan natriumnya tidak terlalu terasa di lidah.

>>> Link Live Streaming Turki vs AS di Piala Dunia 2026

Kondisi ini dikenal sebagai hidden sodium atau natrium tersembunyi, yakni natrium yang terkandung dalam makanan tetapi tidak mudah dikenali melalui rasa.