Kabar mundurnya ratusan calon mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) Jawa Tengah mencuat dalam rapat Komisi X DPR bersama Kemendiktisaintek beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi X DPR Sofyan Tan mempertanyakan informasi soal 60 ribu calon mahasiswa jalur SNBP yang tidak mendaftar ulang.

in1

>>> Link Live Streaming Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026

Ia meminta Kemendiktisaintek melakukan penelusuran menyeluruh.

Salah satu PTN yang mengalami hal itu adalah Universitas Tidar (Untidar) di Magelang.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Untidar, Prof Suyitno, menyebut ada 60 dari 936 calon mahasiswa jalur SNBP yang mundur.

Sementara di jalur SNBT, ada 347 dari 2.418 peserta yang diterima memilih mundur. "Yang tidak daftar ulang itu hanya 60 calon mahasiswa.

Jadi hanya 6,4 persen, kan kecil banget itu," kata Suyitno, Kamis (25/6).

Ia menambahkan, pihak kampus tidak mengetahui alasan para calon mahasiswa itu mundur. Peserta yang ingin mundur hanya perlu tidak melakukan daftar ulang tanpa memberi alasan.

Kekosongan kursi dari jalur SNBP akan dialihkan ke jalur SNBT, sementara kekosongan di jalur tulis diberikan ke jalur mandiri.

>>> Bahlil: CNG Pengganti LPG 3 Kg Mulai Diproduksi Juli 2026

"Jadi yang jalur tes, kita tambahin kuotanya untuk porsi yang kosong tadi," beber Suyitno.

Untuk jalur mandiri di Untidar, pengumuman rencananya pada Senin (30/6) mendatang.

Di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Kepala Bagian Akademik Eko Sumantooed mengatakan jumlah calon maba SNBP yang mundur ada 70 dari total 3.176 yang diterima.

"Alhamdulillah, kalau di Unsoed jumlah registrasi di jalur SNBP termasuk baik. Sebanyak 97,7 persen calon mahasiswa yang diterima sudah selesai melakukan registrasi," ujarnya.

Eko menjelaskan Unsoed tidak menerapkan sanksi khusus kepada sekolah asal peserta yang tidak registrasi ulang. Pihak kampus hanya melaporkan data peserta yang tidak registrasi ke panitia pusat SNPMB.

Respons Panitia SNPMB

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof Dr Ir Eduart Wolok, menegaskan bahwa narasi 60 ribu siswa tidak daftar ulang SNBP itu tidak benar.

"60 ribuan itu (10 persen dari data total awal) yang tidak daftar ulang semua jalur (SNBP, SNBT, dan Mandiri) di SNPMB 2025," jelasnya.

>>> Ekuador Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Jerman

Ia menambahkan, untuk SNBP sendiri persentase daftar ulang dari yang diterima ada di angka 92 persen.