Korps Marinir TNI AL memberikan penjelasan terkait polemik pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI).

Peserta yang memiliki riwayat penyakit kronis dipastikan tidak diwajibkan mengikuti latihan fisik demi menjaga keselamatan mereka.

in1

>>> Realme P4 Series Resmi Meluncur di Indonesia pada 2 Juli, Baterai 8.000 mAh Jadi Andalan

Komandan Batalyon Latihan SPPI KDKMP dan KNMP di Brigif 1 Marinir Cilandak, Letkol (Mar) Agus Mutaqin, menjelaskan bahwa peserta dengan riwayat penyakit dipisahkan sejak awal.

"Yang memiliki riwayat kronis atau sakit berat kita pisahkan sampai dengan tingkat peleton dan kompi. Supaya kegiatan-kegiatan di lapangan yang berkaitan dengan fisik tidak kita ikutkan," kata Agus.

Pemisahan tersebut didasarkan pada hasil pemeriksaan kesehatan yang dijalani seluruh peserta sebelum memasuki program Latsarmil.

Data kesehatan menjadi acuan bagi pelatih untuk menentukan bentuk kegiatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing peserta.

Peserta dengan riwayat penyakit tetap mengikuti pendidikan, namun difokuskan pada materi di dalam kelas. Mereka tidak dibebani aktivitas fisik yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Sementara itu, peserta dengan kondisi kesehatan baik tetap menjalani latihan lapangan, mulai dari apel pagi hingga latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

>>> Bahlil Libatkan BIN dan Kejagung Bahas Stok Batu Bara PLN

Marinir juga menyiapkan latihan menembak sebagai bagian dari pembentukan kemampuan dasar kemiliteran.

"Termasuk nanti di minggu ketiga kita akan melatih menembak perorangan di lapangan yang sudah kita siapkan.

Jadi mereka punya dasar-dasar militer yang sekiranya bisa buat bekal dalam menuju penugasan berikutnya," ujar Agus.

Ia menambahkan, seluruh proses pendidikan hingga saat ini berlangsung aman dan kondusif.

Agus berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik. Bekal disiplin, nasionalisme, dan kemampuan dasar yang diperoleh bisa diterapkan saat mengelola Koperasi Desa Merah Putih.

Sebanyak 674 peserta Latsarmil SPPI saat ini menjalani pendidikan selama satu setengah bulan di Markas Pasmar I Cilandak, Jakarta.

>>> Bintang Love Island USA Alannah Keyser Dikeluarkan Usai Video Rasis Muncul

Mereka dibagi ke dalam empat kompi dan mengikuti berbagai materi yang dirancang untuk membentuk karakter disiplin, semangat kebangsaan, serta kesiapan menjalankan tugas sebagai pengelola koperasi di daerah.