Amerika Serikat segera mengerahkan dua kapal perang, pesawat angkut militer, dan helikopter untuk membantu penanganan pasca-gempa Venezuela.

Selain itu, Washington memobilisasi bantuan senilai US$150 juta atau setara Rp2,6 triliun.

in1

>>> Bahlil Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Gas Industri

Venezuela diguncang gempa kembar berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 pada Rabu (24/6) malam waktu setempat.

Gempa dahsyat tersebut membuat Caracas dan sejumlah kota porak-poranda serta menewaskan 235 orang sejauh ini.

Dukungan Militer dan Logistik

Komando Teritorium Selatan militer AS menyatakan pasukannya akan memberikan dukungan untuk tim pencarian dan penyelamatan.

Mereka juga akan membantu mitra antarlembaga AS dalam menilai kerusakan, menemukan korban luka, dan memberikan bantuan penting.

Dukungan militer yang dikerahkan meliputi kapal angkut amfibi USS Fort Lauderdale dan kapal tempur pesisir USS Billings (LCS 15).

Pesawat angkut C-17 Globemaster dan C-130 Hercules juga dikirim.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan respons seluruh pemerintah ini akan besar, cepat, dan efektif.

Rubio juga menyebut militer Amerika akan memainkan peran logistik yang besar.

>>> Jejak Aparat di Pusaran Bisnis Narkoba: Dari Jual Barang Bukti hingga Jadi Kurir

Departemen Luar Negeri AS sebelumnya mengumumkan paket bantuan mencakup US$50 juta hibah bilateral baru untuk kelompok penyalur bantuan di Venezuela.

Selain itu, kontribusi US$100 juta diberikan untuk dana kemanusiaan PBB bagi negara tersebut.

Pendanaan akan mendukung organisasi seperti World Vision, Samaritan's Purse, Catholic Relief Services, International Medical Corps, Organisasi Internasional untuk Migrasi, dan Program Pangan Dunia.

Washington juga mengerahkan Tim Tanggap Bencana dan dua unit pencarian dan penyelamatan perkotaan dari Fairfax County, Virginia, dan Los Angeles County, California.

Para pejabat Kementerian Luar Negeri AS mengatakan Washington berkoordinasi dengan otoritas sementara Venezuela, mitra bantuan, dan pihak swasta.

Respons cepat ini terjadi saat hubungan Washington dan Caracas membaik setelah penangkapan mantan Presiden Nicolas Maduro pada Januari.

Pemerintahan Trump mulai bekerja sama dengan pemerintah sementara yang dipimpin oleh Delcy Rodriguez.

Amerika Serikat bergabung dengan upaya bantuan internasional yang semakin bertambah.

>>> 8 Permainan Tradisional yang Bikin Anak Lupa Main Gadget

Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss, Belanda, Meksiko, Brasil, Kolombia, Chile, Kuba, dan negara lain telah menawarkan bantuan berupa tim penyelamat, tenaga medis, pesawat, atau pasokan kemanusiaan.